TRENDING

Kabar Gembira! Jemaah Haji Batang Bayar Lebih Murah Rp3 Juta

2 menit membaca
Fazril Maulana
Daerah, News - 26 Jan 2026

Indoragamnewscom, BATANG – Angin segar berembus bagi ratusan calon jemaah haji asal Kabupaten Batang. Di tengah penantian keberangkatan menuju Tanah Suci, para jemaah mendapatkan kepastian bahwa biaya pelunasan haji tahun 2026 justru turun signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Tahun ini, biaya pelunasan ditetapkan sebesar Rp25,5 juta, turun dari angka Rp28,5 juta pada tahun lalu. Meski harga “tiket” ke Baitullah ini menyusut, Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Batang menjamin tidak akan ada pengurangan fasilitas bagi para tamu Allah tersebut.

Kepala Kantor Kemenhaj Batang, Siti Mahmudah, menegaskan bahwa penurunan biaya ini merupakan hasil evaluasi mendalam antara pemerintah pusat dan Komisi VIII DPR RI setelah melakukan survei langsung terhadap sarana penunjang di Arab Saudi.

“Pemerintah pusat sudah menyurvei layanan di Tanah Suci, terkait transportasi, konsumsi hingga penginapan. Yang pasti kualitas layanan masih tetap sama, di antaranya makan di Mekah Madinah masih tiga kali sehari, selama 40 hari lamanya,” ujar Siti Mahmudah saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (26/1/2026).

Fisik Jemaah Jadi Perhatian: Jarak Jamarat Lebih Jauh

Namun, di balik kabar gembira soal harga, Siti Mahmudah memberikan catatan penting terkait kesiapan fisik jemaah. Ia mengungkapkan bahwa pada musim haji kali ini, terdapat perubahan jarak yang cukup signifikan pada rute perjalanan di lapangan.

“Untuk tahun ini diperkirakan jarak dari Jamarat menuju tenda sedikit lebih jauh 6 kilometer dari sebelumnya 4 kilometer. Terkait Kampung Haji yang digagas Presiden Prabowo Subianto, tahun ini belum bisa terwujud, karena masih dalam proses,” jelasnya.

Hingga saat ini, antusiasme jemaah Batang tergolong sangat tinggi. Dari total kuota 963 orang, sebanyak 954 jemaah dilaporkan telah menyelesaikan pelunasan.

Respons Positif dari Jemaah dan KBIH

Penurunan biaya sebesar Rp3 juta ini disambut haru oleh penyelenggara dan jemaah. Muhammad Ali, Sekretaris KBIH Qiblatain Pecalungan, berharap agar penghematan biaya ini dibarengi dengan kualitas yang terus terjaga.

“Tahun lalu Rp28,5 juta sekarang turun jadi Rp25,5 juta. Semoga pelayanan di sana yang sudah baik bisa dipertahankan dan ditingkatkan lebih baik lagi,” harap Ali.

Senen Wulung (45), salah satu jemaah yang akan berangkat pada April 2026 mendatang, mengaku lega karena urusan biaya telah rampung. Ia kini fokus mempersiapkan kondisi tubuh menjelang jadwal vaksinasi.

“Biayanya sudah lunas semua, sudah istitha’ah haji juga. Sekarang tinggal nunggu vaksinasi dari Dinas Kesehatan saja,” ujar Senen.

Bagikan Disalin

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

2 weeks ago
4 weeks ago
1 month ago
2 months ago
2 months ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!