Aksi pemain Pelita Jaya Jakarta Andakara Prastawa dalam laga melawan Tangerang Hawks/Foto: IBL
Indoragamnewscom, JAKARTA-Pelita Jaya Basketball Jakarta memperpanjang dominasi mereka di musim reguler IBL GoPay 2026 dengan mengamankan kemenangan kesembilan beruntun tanpa kekalahan.

Kepastian rekor sempurna ini diraih usai skuat asuhan David Singleton menundukkan tuan rumah Tangerang Hawks Basketball dengan skor telak 91-67 di Indoor Sports Center, Tangerang, Minggu malam (15/2/2026).
Kemenangan ini tergolong impresif lantaran tim tamu tetap mampu menjaga keunggulan meski dua pemain asing andalan mereka terpaksa menepi lebih awal karena terkena foul-out.
Tangerang Hawks sejatinya memberikan perlawanan sengit sejak tip-off dengan memimpin 19-12 pada kuarter pertama. Tekanan tuan rumah terus berlanjut hingga kuarter kedua, di mana mereka berhasil menempel ketat perolehan poin Pelita Jaya dengan margin tipis 35-39 saat jeda babak pertama.

Namun, strategi pertahanan agresif yang diterapkan Hawks menjadi bumerang setelah para pemain mereka terjebak dalam masalah pelanggaran yang menumpuk.
Momentum pertandingan sempat bergeser ketika Hawks sukses menyamakan kedudukan menjadi 42-42 pada awal kuarter ketiga. Kondisi Pelita Jaya sempat kritis saat Jeffree Withey harus keluar permainan akibat pelanggaran maksimal.
Namun, absennya Withey justru menjadi titik balik kebangkitan tim asal Jakarta tersebut untuk tampil lebih kolektif.
“Seperti yang dibilang Coach Dave (David Singleton), bahwa ketika satu orang tidak ada, maka yang lain harus step-up. Pelita Jaya itu 12 orang, bukan satu atau dua orang pemain saja,” kata Andakara Prastawa Dhyaksa mengomentari soliditas timnya.
Memasuki kuarter pamungkas, Pelita Jaya memegang kendali dengan keunggulan 62-51. Nasib buruk menimpa Hawks saat point guard andalan mereka, Yesaya Saudale, diusir dari lapangan setelah melakukan dua pelanggaran beruntun terhadap Agassi Goantara dan Prastawa.
Kehilangan motor serangan utama membuat permainan Hawks kian limbung di sisa waktu pertandingan. Meski Pelita Jaya kembali kehilangan pemain asing Amorie Archibald karena foul-out enam menit sebelum bubar, margin keunggulan mereka sudah terlalu jauh untuk dikejar.
Prastawa menjadi aktor utama kemenangan lewat akurasi tembakan tiga angka spektakuler di fase krusial. Guard tim nasional tersebut menutup laga dengan torehan 19 poin, empat rebound, dan dua assist.
“Ini team effort. Saya bisa seperti ini karena teman-teman juga. Strategi yang dibuat pelatih bisa diterapkan dengan baik di lapangan, sehingga memudahkan saya untuk mendapatkan ruang tembak,” ujar Prastawa yang mencatatkan empat kali three point sukses.
Dominasi Pelita Jaya juga ditopang oleh performa tajam Darious Moten dan Agassi Goantara yang masing-masing mengemas 18 poin. Moten tampil sempurna dengan akurasi tembakan tiga angka 100 persen dari empat percobaan.
Di sisi lain, perlawanan Hawks hanya bertumpu pada Joao Vitor Franca Dos Santos yang mencetak 23 poin, diikuti Jeantal Cylla dengan 21 poin. Hasil ini membuat rekor kemenangan Hawks tertahan di angka 50 persen dengan catatan empat menang dan empat kalah dari delapan laga yang telah dilakoni.






