Pemprov Jabar Diminta Antisipasi Kenaikan Harga Kepokmas Jelang Nataru

1 menit membaca
Padilah Rahayu
Daerah - 28 Nov 2025

Indoragamnewscom, BANDUNG-Sejumlah kebutuhan pokok masyarakat (Kepokmas) di beberapa pasar tradisional di Jawa Barat mulai merangkak naik, menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Meski kondisi seperti ini merupakan pola tahunan, namun DPRD Jabar menilai tetap perlunya langkah antisipatif dari pemerintah agar tidak berdampak lebih besar kepada masyarakat.

Anggota Komisi II DPRD Jabar, Saeful Bachri menyatakan bahwa fluktuasi harga sejumlah kepokmas terjadi menyusul adanya peningkatan kebutuhan masyarakat. Juga adanya program pemerintah Makan Bergizi Gratis (MBG) yang juga membutuhkan pasokan kebutuhan dapur.

“Situasi seperti ini menjadi sulit diprediksi, sehingga kurang terantisipasi. Akibatnya, kebutuhan MBG ikut menyasar pasar-pasar umum yang biasanya menyediakan kebutuhan masyarakat sehari-hari,” ucap Saeful Bachri, Senin (24/11/2025).

Saeful meminy pemerintah secepatnya harus bergerak untuk mengantisipasi kemungy lonjakan permintaan lebih tinggi, mengingat kebutuhan akhir tahun bersamaan dengan kebutuhan dari program MBG.

“Anggaran untuk MBG di Jabar mencapai Rp50 triliun setahun. Kalau dapur MBG aktif semua, akan terjadi rebutan terutama untuk telur,” katanya.

“Pemerintah daerah harus segera menyiapkan langkah pengendalian harga dan memastikan ketersediaan pasokan agar gejolak harga tidak berlarut dan kebutuhan masyarakat tetap dapat memenuhi,” pungkas Saeful.

Tercatat sejumlah harga komoditas melonjak. Cabai telah menembus Rp70.000 per kilogram. Harga telur yang sebelumnya stabil di kisaran Rp28.000–Rp33.000.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!