Pemerintah Belum Berencana Menaikkan Tarif Pajak Penghasilan

2 menit membaca
Ninding Yulius Permana
Nasional, News - 19 Feb 2026

Indoragamnewscom, JAKARTA-Pemerintah memastikan tidak akan mengerek tarif pajak dalam waktu dekat di tengah upaya penguatan ekonomi nasional. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa kebijakan fiskal saat ini belum mengarah pada peningkatan beban pajak bagi masyarakat.

Langkah ini diambil sebagai respons atas rekomendasi International Monetary Fund (IMF) yang menyarankan kenaikan bertahap Pajak Penghasilan (PPh) 21 untuk mendanai investasi publik.

Purbaya menilai stabilitas daya beli jauh lebih krusial dibandingkan mengikuti opsi pembiayaan dari lembaga internasional tersebut.

“Rekomendasi IMF tentu menjadi masukan yang baik. Namun sebelum ekonomi kita benar-benar kuat, kami tidak akan mengubah tarif pajak,” ujar Purbaya dalam keterangannya, Kamis (19/2/2026).

Alih-alih menaikkan tarif, Kementerian Keuangan memilih fokus pada perluasan basis pajak atau ekstensifikasi. Strategi ini dibarengi dengan perbaikan kepatuhan wajib pajak serta penutupan celah kebocoran penerimaan negara yang selama ini masih terjadi.

Pemerintah berupaya agar defisit anggaran tetap berada dalam batas aman tanpa harus menekan pelaku usaha maupun masyarakat menengah ke bawah dengan aturan pajak baru.

“Kami fokus pada ekstensifikasi, memperbaiki kepatuhan, serta menutup potensi kebocoran pajak. Itu yang menjadi prioritas,” katanya.

Pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat menjadi kunci agar penerimaan negara meningkat secara alami tanpa intervensi perubahan tarif. Dengan mesin ekonomi yang bergerak optimal, objek pajak baru akan tercipta secara organik sehingga rasio pajak terhadap produk domestik bruto bisa terkerek naik.
Pemerintah meyakini bahwa menjaga momentum pemulihan ekonomi adalah cara paling efektif untuk menjaga kesehatan APBN sekaligus menekan tekanan defisit dalam jangka panjang.

“Yang saya pastikan adalah ekonomi harus tumbuh lebih cepat. Dengan pertumbuhan yang lebih tinggi, penerimaan pajak otomatis meningkat, sehingga tekanan terhadap defisit bisa ditekan,” tuturnya.

Bagikan Disalin

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

1 week ago
3 weeks ago
4 weeks ago
2 months ago
2 months ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!