Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memberi instruksi kepada pemain saat laga melawan Bulgaria di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (30/3/2026)/Foto: Singgih Wibowo/IndoragamnewscomIndoragamnewscom, JAAKRTA-Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Bulgaria 0-1 dalam laga final FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (30/3) malam. Ini menjadi kekalahan pertama pelatih John Herdman sejak menangani skuad Merah Putih.

Dua kali skuad Garuda nyaris menyamakan kedudukan melalui sepakan Ole Romeny dan Rizky Ridho, namun kedua bola justru membentur mistar gawang. Pelatih asal Inggris itu menilai timnya sudah bermain benar dan hanya kurang beruntung.
Herdman menilai di balik kekalahan, gaya bermain yang ditunjukkan anak asuhnya sudah sesuai dengan keinginannya.
“Menurut saya, bermain melawan tim Eropa yang memiliki tradisi, kami bermain bagus malam ini, dengan identitas yang kuat, menyerang, dan secara permanen kami terhubung,” kata Herdman usai pertandingan.

Dua peluang emas Indonesia tercipta di babak kedua. Pertama, sepakan keras Ole Romeny dari luar kotak penalti pada menit ke-72 yang meluncur deras namun hanya membentur tiang gawang.
Sepuluh menit kemudian, tendangan bebas Rizky Ridho yang melengkung indah juga gagal bersarang ke gawang setelah membentur mistar.
“Kami mendapatkan dua peluang membentur mistar dan penalti yang sentuhannya tidak keras (soft penalty). Kami sedikit kurang beruntung. Kami sudah bermain dengan benar malam ini, tetapi inilah hasilnya,” ujar Herdman.
Pelatih yang membawa Kanada ke Piala Dunia 2022 itu juga memberi apresiasi lantaran skuad Garuda bisa mengurung pertahanan Bulgaria yang terjadi sejak babak pertama.
Ia mencatat bahwa Indonesia mampu mengontrol permainan hingga sepertiga akhir lapangan, meski kesulitan menciptakan peluang bersih akibat rapatnya pertahanan tim tamu.
“Kami bisa bermain hingga sepertiga akhir lapangan. Kami bermain melawan Bulgaria, tim Eropa yang memiliki tradisi. Kami mengontrol permainan hingga sepertiga akhir lapangan,” terangnya.
Gol tunggal Bulgaria dicetak oleh Martin Minchev pada menit ke-22 memanfaatkan skema serangan balik cepat setelah penyerang Indonesia kehilangan bola di sepertiga akhir lapangan. Sepakan jarak dekat Minchev tak mampu dihalau kiper Maarten Paes yang baru pertama kali tampil di SUGBK.
Herdman memastikan bakal memoles kemampuan pemain-pemain Indonesia demi hasil lebih baik pada laga yang akan datang. Ia menyebut dua pemain muda yang masuk di babak kedua, Beckham Putra dan Dony Tri Pamungkas, memiliki kualitas yang perlu terus ditingkatkan.
“Dalam 10 menit terakhir, kami memiliki Beckham dan Dony Tri, mereka memiliki sedikit kualitas untuk terus ditingkatkan. Kami akan terus bekerja, kami memiliki kemajuan malam ini. Kami akan terus bekerja,” tukasnya.
Setelah agenda FIFA Series usai, Herdman ditunggu tugas selanjutnya pada Juli-Agustus mendatang, yakni Piala AFF 2026.
Indonesia tergabung di Grup B bersama Vietnam, Myanmar, Laos, dan Brunei Darussalam. Herdman berharap dengan evaluasi dari laga melawan Bulgaria, timnya bisa tampil lebih tajam dan efektif di depan gawang.






