Persikabo U-17 kalahkan Persija SS Bekasi 3-2 di Lapangan Rugby, Senayan, Jakarta, Minggu (5/4/2026). Gol Lutfi, Shaka, dan Kiandra bawa Laskar Padjajaran Ngora raih tiga poin di Liga TopSkor U-17 2026/Foto: Media PersikaboIndoragamnewscom, BOGOR-Persikabo U-17 sukses mengamankan tiga poin dalam lanjutan kompetisi Liga TopSkor U-17 2026 setelah menundukkan Persija SS Bekasi dengan skor tipis 3-2.

Bertanding di Lapangan Rugby, Senayan, Jakarta, Minggu (5/4/2026), Laskar Padjajaran Ngora tampil penuh determinasi sejak awal laga.
Jual beli serangan menjadi warna sepanjang pertandingan, mencerminkan semangat dan kualitas kedua tim di level usia muda.
Pertandingan yang digelar pada pagi hari tersebut berlangsung sengit, dengan kedua tim sama-sama menunjukkan permainan menyerang. Persikabo U-17 mampu unggul lewat gol yang dicetak oleh Lutfi, Shaka, dan Kiandra. Sementara itu, Persija SS Bekasi juga memberikan perlawanan ketat hingga skor tetap terbuka sampai akhir pertandingan.

Meski mendapat tekanan, Persikabo U-17 tetap mampu menjaga keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan. Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Persikabo U-17 untuk menatap pertandingan selanjutnya. Tambahan tiga poin tersebut sekaligus meningkatkan motivasi tim untuk tampil lebih konsisten dan berkembang sepanjang kompetisi.
Pelatih Persikabo U-17, Hendri Gunawan memberikan apresiasi atas perjuangan para pemain yang tampil disiplin dan tidak menyerah meskipun mendapat tekanan dari lawan.
“Alhamdulillah, bisa mempertahankan keunggulan di babak petama hingga pertandingan berakhir dan kira meraih tiga poin. Saya apresiasi motivasi semau pemain, sehingga bisa meraih kemenangan,” kata Pelatih Persikabo U-17, Hendri Gunawan.
Liga TopSkor U-17 2026 merupakan kompetisi usia muda yang diikuti oleh akademi-akademi klub sepak bola di Indonesia. Turnamen ini menjadi ajang pembinaan dan pengembangan bakat-bakat muda sebelum naik ke level yang lebih tinggi.
Dengan kemenangan ini, posisi Persikabo U-17 di klasemen sementara semakin aman. Evaluasi tetap dilakukan untuk memperbaiki beberapa kelemahan, terutama di lini pertahanan yang masih kebobolan dua gol.
“Namun, evaluasi kami tim pelatih tentu ada, karena di babak kedua permainan tidak begitu berkembang, malah mendapatkan tekanan sehingga lawan bisa mencetak dua gol,” pungkasnya.






