Gua Tungku di Pulau Sangiang, Banten. Tebing curam 90 derajat, fenomena hiu mangsa kelelawar. Waktu terbaik Mei-Agustus/Foto: Indonesia KayaIndoragamnewscom-Di Pulau Sangiang, Banten, tersembunyi sebuah gua dengan mulut menganga di tepian tebing. Namanya Gua Tungku. Di dalamnya, arus laut kadang tenang, kadang kencang. Tapi saat kondisi tepat, fenomena langka terjadi: hiu-hiu bermunculan menunggu kelelawar jatuh dari langit-langit gua.

Pulau Sangiang, seluas 700 hektare di Selat Sunda, antara Jawa dan Sumatera, dulu adalah cagar alam sebelum beralih status menjadi Taman Wisata Alam dan Laut pada 1991. Di sisi timur pulau inilah Gua Tungku berada, diapit tebing-tebing karst yang menjulang.
Bentuk gua sekilas menyerupai tungku dari tanah liat, alat pembakaran tradisional. Dari situlah nama itu melekat.
Yang membuat gua ini istimewa bukan sekadar bentuknya. Perbedaan mulut gua bagian depan dan belakang mencapai 500 meter. Permukaan gua terendam air laut. Di ujungnya, laut lepas terbuka, ombak sesekali menerjang dinding karang.

Tapi fenomena paling langka: hiu yang menunggu kelelawar.
Saat arus dalam keadaan tenang, hiu-hiu muncul. Mereka berenang di permukaan, menunggu kelelawar yang jatuh dari langit-langit gua. Fenomena ini tidak bisa dilihat setiap waktu. Paling tepat: pagi hingga siang hari, pada musim panas bulan Mei hingga Agustus. Jika ombak besar, hiu tak akan muncul, arus kuat bisa membenturkan tubuh mereka ke karang.
Menuju Gua Tungku bukan untuk pemula. Lokasinya di tepian tebing dengan kemiringan mencapai 90 derajat. Pengunjung harus menuruni medan menggunakan seutas tali yang menempel di dinding karang. Warga setempat atau polisi hutan wajib mendampingi.
Sekadar catatan: Pulau Sangiang memiliki Gua Kelelawar di lokasi terpisah dengan fenomena serupa. Bedanya, Gua Kelelawar lebih dikenal sebagai habitat ribuan kelelawar, sementara Gua Tungku lebih pada bentuknya yang unik dan tantangan aksesnya.
Di sekitar Pulau Sangiang juga terdapat menara pantau setinggi 30 meter milik TNI AL. Pengunjung bisa meminta izon naik ke puncaknya untuk melihat gua dari ketinggian.







Tidak ada komentar