Pelatih Garudayaksa FC, Widodo C Putro/Foto: IndoragamnewscomIndoragamnews.com, BOGOR – Pelatih Garudayaksa FC, Widodo Cahyono Putro menegaskan ambisi timnya untuk meraih hasil terbaik saat menghadapi PSS Sleman pada partai final Championship 2025/2026.

Meski mengakui atmosfer Stadion Maguwoharjo sangat sulit bagi tim tamu, Widodo tetap menanamkan optimisme kepada seluruh pemainnya jelang laga penentuan.
“Alhamdulillah, puji syukur sudah lolos ke Super League dan juga PSS juga. Kami ucapkan selamat. Tentunya di final ini semua berharap menampilkan yang terbaik, baik Garuda Yaksa maupun PSS,” ujar Widodo, Jumat (8/5/2026).
Mantan pelatih Bali United itu menilai dukungan ribuan suporter tuan rumah menjadi salah satu kekuatan terbesar PSS Sleman di kandang sendiri.

“Kami datang ke sini pastinya punya cita-cita, punya keinginan untuk bisa meraih yang terbaik. Tapi itu pun tidak mudah karena atmosfer di Maguwo ini sangat luar biasa. Mereka didukung ribuan suporter dengan koreo dan kekompakan yang bagus. Itu yang menjadikan tim lawan sulit memenangkan pertandingan di sini,” katanya.
Meski demikian, Widodo menegaskan sepak bola selalu menghadirkan peluang selama pertandingan belum usai. Ia meminta para pemainnya tetap percaya diri menghadapi tekanan di laga final.
“Tapi tidak ada hal yang tidak mungkin di sepak bola. Sebelum 90 menit selesai, kita tidak boleh pesimis, tapi tetap optimis,” lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Widodo juga menyoroti beberapa pemain kunci PSS Sleman yang dinilai berbahaya. Ia menyebut Rico, Terrens, dan Konstantin sebagai pemain yang memiliki pengaruh besar dalam permainan lawan.
“Dari awal memang Rico, Terrens, dan Konstantin merupakan tiga pemain yang cukup dominan saat memegang bola. Tapi kita sudah antisipasi itu. Tinggal kesiapan pemain bagaimana menghalau dan menjaga mereka supaya tidak bisa membangun permainan,” jelasnya.
Namun, Widodo menegaskan timnya tidak hanya fokus kepada tiga nama tersebut. Ia meminta anak asuhnya untuk tetap mewaspadai seluruh pemain lawan, terutama saat memasuki area pertahanan.
“Bukan hanya tiga pemain itu saja, tapi semua pemain harus diwaspadai,” tambahnya.
Terkait kondisi skuad, Widodo memastikan seluruh pemain Garudayaksa FC berada dalam kondisi siap tempur dan tidak ada yang mengalami cedera maupun absen menjelang final.
“Pemain yang absen saya kira tidak ada. Semua dalam keadaan siap,” tegasnya.
Widodo juga memastikan timnya tidak akan bermain bertahan meski tampil di bawah tekanan pendukung tuan rumah. Menurutnya, tim yang ingin menjadi juara harus berani tampil menyerang dan mencetak gol.
“Kita kalau mau menang, kalau mau juara, kita harus menyerang. Memenangkan pertandingan dan menciptakan skor,” tutupnya.







Tidak ada komentar