Enam pasar tradisional di Temanggung direnovasi Rp1,6 miliar. Atap bocor dan lantai rusak jadi prioritas perbaikan/Foto: Media Center TemanggungIndoragamnewscom, TEMANGGUNG-Komisi C DPRD Kabupaten Temanggung mengecek sejumlah pasar yang akan direnovasi dengan anggaran Rp1,6 miliar dari APBD 2026. Pengecekan dilakukan untuk menentukan skala prioritas perbaikan.

Enam pasar masuk daftar: Pasar Adiwinangun Ngadirejo, Pasar Legi Parakan, Pasar Pingit Pringsurat, Pasar Kranggan, Pasar Kliwon Temanggung, dan Pasar Candiroto.
Wakil Ketua Komisi C DPRD Temanggung, Slamet Eko Wantoro, mengatakan kerusakan di keenam pasar relatif serupa. Atap bocor, saluran air bermasalah, lantai rusak, bahkan membahayakan pedagang dan pengunjung.
โKita menyelesaikan permasalahan ini, sehingga seperti kebocoran, lantai yang tidak rata yang sekiranya membahayakan pedagang itu bisa diselesaikan lebih awal. Kita sangat berharap bahwa fasilitas pasar itu kelihatan bagus, nyaman, dan indah. Jadi, animo masyarakat untuk berbelanja di pasar lebih besar,โ ujarnya di sela pengecekan Pasar Adiwinangun Ngadirejo dikutip Jumat (8/5/2026).

Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Dinkopdag Temanggung, Setyo Widodo, mengatakan pemerintah daerah memprioritaskan infrastruktur paling mendesak dan berisiko terhadap keselamatan.
โAda beberapa yang menjadi prioritas perbaikan, seperti tadi disampaikan bahwa tangga di Pasar Ngadirejo ini sangat mendesak kita laksanakan karena memang akses utama untuk menuju ke lantai dua. Dan beberapa pasar daerah yang lain nanti kita upayakan perbaikan prioritas juga, terutama kebocoran atap,โ ujar dia.
Perbaikan ini diharapkan meningkatkan kenyamanan masyarakat sekaligus mendukung perdagangan rakyat di tengah persaingan dengan pasar modern. Pasar tradisional di Temanggung pun ditargetkan menjadi lebih aman dan mampu menggerakkan ekonomi lokal.







Tidak ada komentar