Manfaat buah manggis untuk ibu hamil: dari cegah cacat lahir, lancarkan pencernaan, kontrol gula darah, hingga cegah anemia/Ilustrasi: IndoragamnewscomIndoragamnewscom-Setiap gigitan buah manggis mengalirkan asam folat, mangan, serat, vitamin C, kalsium, zat besi, vitamin B1, dan xanthones ke tubuh ibu dan janin. Kombinasi nutrisi ini menjadikan manggis pilihan bijaksana untuk menemani masa kehamilan.

Dalam satu cangkir buah manggis, terdapat sekitar 61 mikrogram asam folat—kontribusi signifikan terhadap kebutuhan harian 400 mikrogram.
“Asam folat berperan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan organ bayi. Penelitian menunjukkan bahwa rutin mengonsumsi makanan yang mengandung nutrisi ini sebelum dan selama kehamilan bisa membantu mencegah bayi mengalami cacat lahir, seperti anensefali dan spina bifida,” demikian penjelasan dalam laman medis Alodokter.
Mangan dalam manggis memegang peran penting pembentukan sistem kerangka dan tulang rawan janin. Satu cangkir menyediakan sekitar 0,2 miligram mineral ini. Sifat antioksidan mangan juga melindungi sel-sel tubuh ibu dan si kecil dari kerusakan.

Ibu hamil kerap mengalami sembelit akibat pergerakan usus yang lambat karena pengaruh hormon. “Karena kaya akan serat, buah manggis untuk ibu hamil juga bisa bermanfaat untuk mencegah sembelit selama mengandung,” jelas laman Diary Bunda yang ditinjau dr. Gracia Fensynthia.
Kandungan vitamin C, mineral, dan xanthones secara efektif meningkatkan daya tahan tubuh ibu hamil. Kombinasi ini membantu melawan infeksi sekaligus memberikan perlindungan terhadap penyakit selama masa kehamilan.
Kalsium sekitar 12 mg per 100 gram manggis mendukung pembentukan tulang janin. Zat besi membantu meningkatkan pasokan oksigen ke seluruh tubuh, kunci menjaga kebugaran dan mengatasi kelelahan yang kerap dialami ibu hamil.
Vitamin B1 atau tiamin dalam manggis dapat membantu meningkatkan nafsu makan ibu hamil. Rasa manggis yang sedikit kecut juga terbukti mengurangi rasa mual, kabar baik bagi ibu hamil muda yang mengalami tantangan mempertahankan nafsu makan.
Senyawa xanthones dalam manggis memiliki sifat antioksidan. “Xanthones dalam manggis juga telah terbukti membantu mengontrol dan mengendalikan kadar gula darah. Ini memiliki implikasi penting dalam mencegah diabetes gestasional, suatu kondisi yang dapat meningkatkan risiko komplikasi selama kehamilan, termasuk kelahiran prematur,” tulis laman kesehatan tersebut.
Kenaikan berat badan selama kehamilan memang umum, tapi harus tetap terkendali. Kandungan rendah kalori dalam manggis menjadikannya camilan aman tanpa khawatir menambah berat badan berlebihan.
Penelitian menunjukkan kombinasi xanthones dan serat dalam manggis membantu mengontrol gula darah, menurunkan risiko diabetes gestasional. Sumber dari Kementerian Kesehatan mencatat kandungan serat dalam satu cangkir manggis mencapai 3,5 gram.
Vitamin C dalam buah ini membantu memaksimalkan penyerapan zat besi dalam tubuh. Zat besi diperlukan untuk pembentukan sel darah merah, mencegah anemia pada ibu hamil. “Kandungan serat dan vitamin C yang cukup banyak dalam buah manggis bisa membantu Bumil menjaga fungsi sistem kekebalan tubuh,” tulis Alodokter.
Untuk manfaat maksimal, konsumsi manggis dalam bentuk segar, bukan kalengan atau jus kemasan yang mungkin mengandung bahan tambahan. Jangan menambahkan gula berlebihan mengingat efek negatifnya terhadap kadar gula darah. Jika ingin mengonsumsi suplemen ekstrak manggis, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter tentang keamanannya bagi kandungan.






