TNI AL kembali mengadakan program mudik gratis dengan menggunakan menggunakan kapal perang. Di mana, pada gelombang kedua ini, KRI Banda Aceh-593 diberangkatkan dengan rute Jakarta menuju Semarang dan Surabaya/Foto: TNI ALIndoragamnewscom, JAKARTA-Pelayaran kapal perang KRI Banda Aceh-593 kini mengemban misi kemanusiaan untuk mengantar ribuan pemudik merayakan hari kemenangan di kampung halaman.

Pelepasan gelombang kedua ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang ingin merajut kembali silaturahmi.
Langkah TNI AL yang memanfaatkan alutsista untuk kepentingan sipil ini dipandang sebagai manifestasi pengabdian tanpa batas guna memastikan setiap warga dapat pulang dengan selamat tanpa terbebani risiko perjalanan darat yang tinggi.
“Kami harus memberikan keamanan dan kenyamanan untuk masyarakat. Upaya ini ingin kami tunjukkan bahwa pemerintah sangat peduli kepada masyarakat dan tidak ada batasnya,” ujar Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago, Selasa (17/3/2026).

Senada dengan semangat tersebut, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali menegaskan bahwa penyediaan fasilitas ini merupakan komitmen jangka panjang yang akan terus ditingkatkan kualitas dan jangkauannya.
Dukungan penuh ini diharapkan menjadi penawar dahaga rindu bagi masyarakat yang telah menanti momen Lebaran bersama keluarga.
Dalam setiap ayunan ombak menuju Semarang dan Surabaya, para pemudik tidak hanya mendapatkan jaminan keamanan, tetapi juga layanan pemenuhan kebutuhan dasar yang dikelola secara kolaboratif.
Sinergi bersama Baznas memastikan ketersediaan pangan bagi seluruh penumpang, sehingga perjalanan panjang di atas samudra tetap terasa hangat dan manusiawi.
Data mencatat sebanyak 1.447 pemudik beserta ratusan sepeda motor telah mempercayakan perjalanan mereka pada ksatria laut ini, menjadikannya bukti tingginya kepercayaan publik terhadap dedikasi aparat negara.
Inisiatif mudik gratis ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk mengoptimalkan seluruh aset negara demi kepentingan rakyat luas.
Selain membantu mobilitas, program ini secara signifikan berkontribusi dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas di jalur utama mudik nasional.







Tidak ada komentar