Pelatih Manchester United, Michael Carrick/ Foto: SkysportIndoragamnewscom-Michael Carrick selangkah lagi menjadi manajer permanen Manchester United. Chief executive Omar Berrada dan direktur sepak bola Jason Wilcox akan merekomendasikan mantan gelandang tim utama itu kepada pemilik minoritas Sir Jim Ratcliffe dalam pertemuan eksekutif pekan ini.

Carrick diangkat sebagai manajer sementara pada Januari lalu menggantikan Ruben Amorim. Beban di pekan pertama berat: dua laga pertama yang dijalaninya berhasil mengalahkan Manchester City dan Arsenal. Secara keseluruhan, Carrick membawa United meraih 10 kemenangan dari 15 pertandingan, mengamankan tiket Liga Champions untuk musim depan.
Dari posisi ketujuh saat ia mengambil alih, United kini naik ke peringkat ketiga klasemen dengan koleksi 33 poin dalam 15 laga. Tak ada klub yang mengoleksi lebih banyak poin di Premier League selama masa kepelatihan Carrick.
Kandidat Lain Tersingkir, Ratcliffe Pemegang Keputusan Akhir

Manajer Aston Villa Unai Emery dan pelatih Bournemouth Andoni Iraola awalnya menjadi kandidat utama yang dieksplorasi. Namun, The Daily Mail melaporkan Iraola sudah tidak lagi dipertimbangkan, sementara Carrick menjadi opsi utama yang akan direkomendasikan.
Ratcliffe, yang di bawah struktur INEOS memegang kendali penuh atas urusan sepak bola dengan keluarga Glazer memberi wewenang, akan menentukan keputusan akhir. Jika disetujui, negosiasi formal diperkirakan dimulai sebelum laga terakhir musim ini melawan Brighton pada 24 Mei.
Carrick tetap tenang di tengah spekulasi yang beredar. “Apakah itu dibahas atau tidak, itu tidak mengganggu saya. Saya percaya pada pekerjaan yang kami lakukan bersama para pemain dan memimpin klub, jadi itu benar-benar tidak berpengaruh pada saya sama sekali,” ujarnya.
Dukungan Penuh dari Ruang Ganti
Dampak Carrick di ruang ganti Carrington dinilai tak terbantahkan. Gelandang muda Kobbie Mainoo menyebut, “Kami rela mati untuknya di lapangan”. Para pemain kunci disebut telah menyatakan dukungan penuh agar Carrick dipertahankan.
Jebolan akademi setempat dan mantan asisten manajer di bawah Ole Gunnar Solskjaer serta José Mourinho ini pernah memimpin United sebagai manajer sementara pada 2021 setelah kepergian Solskjaer. Namun kesempatan kali ini dinilai jauh lebih signifikan.
United berencana melakukan perombakan besar-besaran untuk musim panas ini. Menunjuk Carrick secara permanen dipandang sebagai cara terbaik mempertahankan momentum sejak Januari, sekaligus memberikan kepastian bagi perencanaan transfer yang akan terganggu oleh jadwal Piala Dunia.







Tidak ada komentar