Tim BPBD mengevakuasi korban banjir di Kabupaten Batang/Foto: Media Center Pemkab BatangIndoragamnewscom, BATANG-Hujan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Batang sejak Rabu (25/3/2026) menyebabkan enam desa dan kelurahan tergenang banjir.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mencatat wilayah terdampak meliputi Klidang Lor, Karangasem Utara, Kalipucang Wetan, Kalipucang Kulon, Watesalit, dan Kasepuhan.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Batang Muhammad Fajri mengatakan tim gabungan telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan, dengan fokus utama pada evakuasi warga rentan seperti lanjut usia dan anak-anak yang masih berada di dalam rumah.
“Akibat hujan deras semalam, beberapa wilayah terendam banjir. Saat ini tim BPBD sudah berada di lokasi untuk melakukan penanganan. Tim kami membantu evakuasi warga yang terjebak banjir, terutama orang tua dan anak-anak,” ujar Fajri di Kantor BPBD Batang, Kamis (26/3/2026).

Meski sejumlah permukiman terdampak, Fajri memastikan jalur Pantai Utara (Pantura) di wilayah Batang tetap aman dan tidak tergenang banjir. Kondisi ini membuat arus lalu lintas, termasuk arus balik Lebaran, masih terpantau lancar. “Untuk jalur Pantura tidak terdampak, sehingga arus kendaraan masih lancar dilalui,” tegasnya.
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi cuaca di Kabupaten Batang pada 26 Maret 2026 berstatus siaga dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat.
BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang sebelumnya memprakirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang dan kilat di wilayah Jawa Tengah bagian utara hingga 27 Maret 2026 .
BPBD mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar rumah, terutama dengan membawa perlengkapan seperti jas hujan atau payung serta memperhatikan kondisi lingkungan sekitar. “Kami mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi,” pungkasnya.







Tidak ada komentar