Hector Souto Tantang Iran: Trofi Belum Jadi Milik Mereka!

2 menit membaca
Dede Idrus
News, Olahraga - 06 Feb 2026

Indoragamnewscom, JAKARTA-Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, menegaskan timnya tidak gentar menghadapi Iran pada partai final Piala Asia Futsal 2026. Laga puncak itu dijadwalkan berlangsung Sabtu malam (7/2/26), menjadi momen bersejarah bagi Indonesia yang untuk pertama kalinya menembus final.

Indonesia melangkah ke partai puncak setelah mengalahkan Jepang 5-3 melalui babak tambahan waktu di Indonesia Arena, Senayan. Di sisi lain, Iran datang sebagai tim paling berpengalaman di ajang ini, dengan catatan panjang di babak final.

Iran akan menjalani final ke-16 sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di Piala Asia Futsal. Dari 13 final sebelumnya, sebagian besar berhasil mereka menangkan, menjadikan Iran sebagai tim tersukses di kompetisi ini dengan koleksi 13 gelar juara. Mereka juga konsisten tampil di Piala Dunia Futsal dan saat ini menempati peringkat kelima dunia versi FIFA, di bawah Argentina, Spanyol, Portugal, dan Brasil.

Meski menghadapi lawan dengan reputasi besar, Souto menegaskan trofi juara belum menjadi milik siapa pun sebelum pertandingan dimainkan.

“Kalau menurut anda, mungkin trofi sudah milik Iran, silakan rayakan bersama mereka. Tapi bagi saya, trofi itu masih harus diperebutkan,” kata Souto pada jumpa pers pasca laga kemenangan 5-3 melawan Jepang di Indonesia Arena, Kamis (5/2/2026).

Pelatih asal Spanyol itu mengakui kualitas Iran, baik dari sisi teknik maupun kekuatan fisik. Namun, ia menekankan bahwa Indonesia akan tetap bermain dengan strategi terbaik yang dimiliki.

“Tentu Iran punya pemain hebat dan fisik kuat, tapi kami akan memainkan kartu kami,” ucap Souto menambahkan.

Iran sendiri melaju ke final setelah menaklukkan Irak dengan skor 4-2 di semifinal. Hasil tersebut membuat tim asuhan Vahid Shamsaee mempertahankan rekor sempurna dengan lima kemenangan dari lima pertandingan sepanjang turnamen.

Bagi Indonesia, laga ini menjadi ujian terbesar sekaligus peluang mencatat sejarah. Souto menilai peluang tetap terbuka, terlepas dari dominasi Iran selama ini di pentas Asia.

“Jika mereka menang, kami ucapkan selamat. Jika kami menang, kami akan sangat bahagia dan menunjukkan bahwa kami juga tim yang kuat,” pungkasnya.

Final ini tak hanya menjadi pertarungan dua tim, tetapi juga panggung pembuktian bagi Indonesia yang ingin menantang dominasi panjang Iran di futsal Asia.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!