TRENDING

Pentingnya Ingatkan Petani Terhadap Risiko Kerja Melalui BPJS Ketenagakerjaan

2 menit membaca
Padilah Rahayu
Daerah - 02 Nov 2025

Indoragamnews.com, JAKARTA-Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan pentingnya kesadaran petani terhadap risiko kerja serta perlindungan diri melalui program BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya, perlindungan bagi diri sendiri dan keluarga merupakan bagian dari manajemen risiko kerja, terutama di sektor pertanian yang rentan terhadap kecelakaan atau musibah tak terduga.

“Petani bekerja keras untuk mendukung ekonomi daerah. Dengan mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan, mereka dapat melindungi diri dan keluarga dari risiko kerja. Kesadaran ini sangat penting agar risiko yang tak terduga tidak menghancurkan kehidupan keluarga,” ujar Indah saat menyerahkan santunan kematian bagi keluarga almarhum petani tembakau di Ruang Mahameru, Kantor Bupati Lumajang, Kamis (30/10/2025).

Ia mendorong seluruh petani, baik yang tergabung dalam kelompok tani maupun yang bekerja secara mandiri, untuk segera mendaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Langkah tersebut, kata dia, tidak hanya memberikan santunan saat terjadi musibah, tetapi juga menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya jaminan sosial sebagai bentuk perlindungan jangka panjang.

Program Jaminan Kematian (JKM) dan jaminan sosial lainnya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Program tersebut tidak hanya meringankan beban keluarga saat terjadi musibah, tetapi juga membantu menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga.

Selain itu, program BPJS Ketenagakerjaan diharapkan menjadi sarana edukatif untuk menumbuhkan budaya keselamatan di sektor pertanian. Dengan memahami manfaat perlindungan sosial, para petani dapat bekerja lebih aman, meminimalkan risiko, dan memastikan keberlanjutan usaha pertaniannya.

Bupati Indah menambahkan bahwa edukasi mengenai risiko kerja dan perlindungan sosial harus menjadi bagian dari keseharian petani. “Dengan pemahaman yang baik, para petani tidak hanya bekerja keras, tetapi juga bekerja aman,” ujarnya.

Melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Lumajang dan BPJS Ketenagakerjaan, diharapkan kesadaran petani terhadap risiko kerja terus meningkat. Upaya ini diharapkan mampu menciptakan budaya keselamatan dan perencanaan risiko yang lebih matang di sektor pertanian, sehingga petani dapat hidup lebih sejahtera dan terlindungi.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

IKLAN

IKLAN

Trending Harian

INSTAGRAM

2 weeks ago
2 weeks ago
2 weeks ago
2 weeks ago
2 weeks ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!