Bek kiri Newcastle United Lewis Hall mendapatkan panggilan ke Timnas Inggris/Foto: SkysportsIndoragamanewscom-Bek kiri Newcastle United Lewis Hall menegaskan bahwa hubungannya dengan manajer timnas Inggris Thomas Tuchel di masa lalu tidak lagi berarti apa pun dalam perjuangannya menembus skuad Piala Dunia 2026.

Hall yang dipanggil Tuchel untuk laga uji coba melawan Uruguay dan Jepang pekan ini mengaku telah menjadi pemain yang benar-benar berbeda dibandingkan saat debut profesionalnya di tangan pelatih asal Jerman tersebut tiga tahun lalu.
Sebelumnya, bek kiri kelahiran Slough 8 September 2004 itu hanya mengoleksi dua caps selama masa kepelatihan interim Lee Carsley pada 2024.
Dengan persaingan ketat di posisi bek kiri dan hanya satu kesempatan terakhir untuk meyakinkan sebelum seleksi final, pemain berusia 21 tahun itu memilih fokus pada performa terkini daripada nostalgia masa lalu.

Pertemuan dengan Tuchel kali ini memunculkan nostalgia akan awal karier Hall. Pelatih asal Jerman itulah yang memberikan debut profesional bagi Hall di Chelsea pada 2022 . Namun Hall menolak larut dalam kenangan.
“Ketika saya mengenalnya dulu di masa Chelsea, saya jelas belum sepenuhnya berada di tim utama, tapi saya cukup sering berlatih bersama mereka pada titik tertentu,” ujar Hall dikutip dari Skysports Minggu (29/3/2026).
“Dia adalah orang yang memberi saya debut, jadi saya tentu sangat berterima kasih untuk itu, dan itu akan menjadi kenangan yang selalu saya simpan. Tapi saya pikir saya adalah pribadi yang benar-benar berbeda sekarang, pemain yang benar-benar berbeda sekarang, jadi saya tidak terlalu membaca masa lalu. Saya tahu dia orang yang hebat, jadi saya menantikan untuk bekerja sama lagi dengannya,” tambah Hall.
Perubahan status Hall sejak meninggalkan Chelsea pada 2024 cukup signifikan. Bergabung dengan Newcastle United dengan nilai transfer mencapai 28 juta poundsterling, ia kini menjadi salah satu bek kiri andalan di Premier League. Musim ini, Hall telah mencatatkan 1 gol, 1 assist, dan 1.482 menit bermain dalam 22 penampilan Premier League.
Penampilannya dianggap sebagai salah satu titik terang dalam musim Newcastle yang kurang memuaskan.
Tuchel sendiri telah menyatakan bahwa dua laga uji coba Maret ini menjadi kesempatan terakhir bagi para pemain untuk menunjukkan kemampuan sebelum seleksi skuad final Piala Dunia Juni mendatang . Hall menyadari tekanan yang melekat, namun memilih melihatnya dari sisi positif.
“Ada dua cara melihatnya. Bisa jadi cukup mencemaskan karena ini kesempatan terakhir untuk mungkin membuat kesan,” kata Hall.
“Tapi pada saat yang sama, saya pikir kita sudah memainkan begitu banyak pertandingan musim ini, mereka semua sudah tahu cara bermain kita. Dan saya pikir ini hanya kesempatan lain untuk menunjukkan tidak hanya apa yang bisa Anda lakukan di lapangan, tetapi juga seperti apa Anda di luar lapangan,” tambahnya.
Pernyataan Hall sejalan dengan kriteria seleksi yang sebelumnya disampaikan Tuchel. Manajer berusia 52 tahun itu menegaskan bahwa pemilihan skuad Piala Dunia tidak hanya berdasarkan talenta, tetapi juga kemampuan sosial pemain .
“Apa keterampilan sosial seorang pemain? Apakah dia rekan setim yang baik? Apakah dia bisa mendukung jika perannya mungkin adalah peran pendukung? Jadi, di sinilah fokusnya,” kata Tuchel dalam wawancara dengan situs resmi FA.
Persaingan di posisi bek kiri sendiri berlangsung ketat. Hall bersaing dengan Nico O’Reilly dari Manchester City dan rekannya di Newcastle, Tino Livramento, yang meski natural sebagai bek kanan, kerap ditempatkan di sisi kiri.
Dua laga uji coba ini menjadi ajang pembuktian terakhir bagi mereka sebelum Tuchel mengumumkan skuad final sekitar satu bulan sebelum turnamen berlangsung .
Selain peluang di timnas, Hall juga membuka suara tentang harapannya untuk absen dari aktivitas lain musim panas nanti. Bukan karena alasan negatif, melainkan karena ia berharap sibuk membela Inggris di Amerika Utara.
“Saya tidak bermain kriket musim panas lalu karena saya mengalami cedera dan sangat fokus pada pemulihan. Dan saya berharap tidak bisa bermain kriket musim panas ini juga,” ujar Hall sambil tersenyum, merujuk pada kebiasaannya memperkuat klub desa Binfield di Berkshire saat libur musim panas.
Inggris tergabung di Grup D Piala Dunia 2026 bersama Kroasia, Ghana, dan Panama. Turnamen akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, dengan laga pembuka Inggris dijadwalkan 17 Juni melawan Kroasia di Arlington, Texas.
Sebelum itu, Tuchel masih memiliki kesempatan untuk melakukan evaluasi melalui dua laga pemanasan tambahan di Florida setelah jeda Maret ini.







Tidak ada komentar