Keindahan Sungai Citumang dengan air jernih berwarna hijau kebiruan diapit pepohonan rimbun di kawasan hutan Pangandaran/Foto: Indonesia KayaIndoragamnewscom-Terletak di Desa Bojong, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Sungai Citumang menawarkan pengalaman wisata alam yang sederhana namun berkesan dengan air jernih berwarna hijau kebiruan yang mengalir di tengah kawasan hutan bervegetasi lebat.

Suasana sejuk, tenang, dan jauh dari keramaian menjadikan destinasi ini cocok bagi pengunjung yang ingin menikmati alam secara santai tanpa hiruk pikuk khas wisata massal.
Kejernihan air Sungai Citumang yang berwarna hijau kebiruan berasal dari alga dan tumbuhan mikro yang hidup di perairan yang masih alami. Saat musim panas, kejernihan air membuat bagian dasar sungai terlihat jelas, sementara bebatuan karst di sisi aliran menambah karakter lanskap yang khas dan memanjakan mata.
Nama “Citumang” sendiri berasal dari istilah dalam bahasa Sunda, di mana “Ci” berarti air sedangkan “tumang” atau “tumpang” merujuk pada aliran air yang mengalir di atas gua.

Di bagian hulu sungai, terdapat sebuah curug kecil yang jatuh langsung ke atas mulut gua di bawahnya, sebuah keunikan geografis yang menjadi asal-usul penamaan sungai tersebut.
Meskipun secara etimologis seharusnya disebut “Citumpang”, masyarakat setempat lebih nyaman menggunakan sebutan Citumang.
Aktivitas yang biasa dilakukan pengunjung antara lain berenang, menyusuri sungai dengan pelampung, atau sekadar menikmati suasana di tepian.
Aliran sungai yang tenang dan tidak terlalu dalam membuatnya relatif aman untuk aktivitas air, ditunjang suhu udara di sekitar sungai yang berkisar antara 25 hingga 28 derajat Celsius—cukup nyaman untuk kegiatan luar ruang.
Sungai Citumang mungkin tidak sepopuler destinasi wisata lain di kawasan Pangandaran, namun justru karena itulah tempat ini menarik.
Lingkungannya yang masih terjaga, tidak terlalu ramai, menawarkan alternatif wisata yang lebih santai dan dekat dengan alam bagi para pelancong yang mencari ketenangan.






