Menhub Pastikan Terminal 2F Soetta Siap Layani 221 Ribu Jemaah Haji

2 menit membaca
Nandang Permana
Nasional, News - 20 Apr 2026

Indoragamnewscom, JAKARTA-Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan kesiapan layanan dan operasional Terminal 2F di Bandara Internasional Soekarno-Hatta untuk mendukung kelancaran penerbangan jamaah haji dan umrah tahun 2026.

Terminal 2F yang telah ditetapkan sebagai terminal khusus pelayanan jamaah calon haji dan umrah ini dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal dengan proses keberangkatan yang lebih terintegrasi dan efisien.

“Kami ingin memastikan seluruh aspek operasional telah siap sebelum pemberangkatan kloter pertama,” kata Dudy dikutip Senin (20/4/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan penyelenggaraan Angkutan Haji 2026. Kloter pertama jamaah haji Indonesia dijadwalkan berangkat mulai 22 April 2026. Terminal 2F yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada Mei 2025 lalu memiliki luas area 27.418 m² dengan kapasitas mencapai 6,1 juta penumpang per tahun.
Fasilitas yang disediakan meliputi lounge umrah seluas 4.158 m², lounge pengantar 2.560 m², serta masjid seluas 3.136 m² yang mampu menampung 800 jemaah.

Tahun ini, jumlah jamaah mencapai sekitar 221.000 orang yang akan diberangkatkan secara bertahap dari 14 embarkasi melalui 525 kelompok terbang (kloter) hingga Mei 2026.

“Ini bukan operasi biasa. Kita memindahkan lebih dari 221 ribu jamaah, sehingga aspek keselamatan, ketepatan waktu, dan kenyamanan menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Kementerian Perhubungan juga memastikan kesiapan operasional penerbangan yang didukung dua maskapai, yakni Garuda Indonesia dan Saudia Airlines, dengan puluhan armada pesawat.

Berbagai langkah mitigasi telah disiapkan, seperti penguatan pengawasan keselamatan melalui pemeriksaan pesawat (ramp check), kesiapan bandara embarkasi, serta koordinasi internasional guna mengantisipasi potensi gangguan penerbangan.

“Kami memastikan seluruh aspek keselamatan terpenuhi, termasuk kelaikudaraan pesawat dan kesiapan operasional maskapai,” lanjutnya.

Di sisi lain, Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf mengungkapkan bahwa persiapan layanan haji 2026 hampir selesai 100 persen. Pemerintah telah menyiapkan 177 hotel di Makkah dan 100 hotel di Madinah, 40 klinik di Makkah dan 5 klinik di Madinah, serta 51 dapur di Makkah dan 23 dapur di Madinah untuk konsumsi jemaah.

Untuk transportasi, disiapkan bus antarkota, bus selawat 24 jam ke Masjidil Haram, serta bus masyair untuk layanan di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Sementara itu, petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi untuk Daker Madinah dan Bandara telah tiba di Tanah Suci pada 17-18 April 2026 untuk bersiap menyambut kedatangan jemaah haji Indonesia.

Koordinasi lintas sektor terus diperkuat untuk menjamin pelayanan berjalan lancar, aman, dan tepat waktu. Dengan kesiapan tersebut, pemerintah berharap penyelenggaraan Angkutan Haji 2026 dapat berlangsung optimal serta memberikan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman bagi seluruh jamaah.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!