TRENDING

Menhub Ungkap FWA Bikin Arus Mudik Lebaran 2026 Lebih Landai

2 menit membaca
Ninding Yulius Permana
Nasional, News - 16 Feb 2026

Indoragamnewscom, JAKARTA-Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menilai penerapan flexible working arrangement (FWA) akan mendukung kelancaran angkutan Lebaran 2026. Kebijakan kerja fleksibel ini berpotensi memecah kepadatan pergerakan masyarakat agar tidak terkonsentrasi dalam satu waktu.

“Kebijakan ini memberi ruang bagi pengaturan perjalanan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat. Dengan berkurangnya kepadatan pada periode tertentu, beban petugas di lapangan juga dapat lebih terkendali sehingga pengaturan lalu lintas dapat dilakukan secara lebih optimal,” ujar Menhub Dudy di Jakarta, Minggu (15/2/2026).

Pemerintah telah sepakat menerapkan FWA untuk aparatur sipil negara dan pekerja swasta pada 16, 17, 25, 26, serta 27 Maret 2026. Survei Angkutan Lebaran 2026 Kementerian Perhubungan menyatakan persepsi masyarakat menunjukkan FWA cukup efektif menekan potensi pergerakan puncak arus mudik seperti H-5 dan H-3.

Dengan FWA, pergerakan masyarakat pada arus mudik lebih terdistribusi ke hari-hari sebelum H-3 dan H-5 yakni H-6 sampai H-8. Pada arus balik, masyarakat juga menunjukkan persepsi bahwa FWA cukup efektif menekan potensi pergerakan puncak yaitu H+4 sampai H+6 setelah Lebaran.

Hari puncak kepadatan pergerakan menjadi terdistribusi lebih merata karena masyarakat mengubah rencana perjalanan di luar H-8 sampai H+8 menjadi sebelum H-8 dan setelah H+8.

Menhub Dudy menjelaskan hasil Survei Angkutan Lebaran 2026 menunjukkan sebanyak 143,9 juta orang diperkirakan melakukan pergerakan. Pada 2025, survei mencatat potensi pergerakan masyarakat sebesar 146 juta orang dengan realisasi mencapai 154 juta orang.

Pengalaman tahun lalu menunjukkan selisih signifikan antara angka survei dan realisasi di lapangan. Meski secara survei tahun ini terlihat penurunan sekitar 1,7 persen, pemerintah tetap waspada melakukan persiapan.

“Kami berasumsi bahwa pada 2026, dengan mempertimbangkan hari libur cukup panjang dan penerapan kebijakan FWA, periode pergerakan masyarakat dapat berlangsung kurang lebih selama dua minggu. Dengan kondisi tersebut, kami memperkirakan jumlah pergerakan masyarakat berpotensi kurang lebih sama dengan realisasi tahun kemarin,” kata Menhub.

Selain itu, Menhub Dudy mengimbau masyarakat merencanakan perjalanan dengan baik, memanfaatkan kebijakan FWA secara bijak, serta memilih waktu keberangkatan di luar periode puncak arus mudik dan arus balik.

“Partisipasi dan kedisiplinan masyarakat sangat penting agar distribusi pergerakan dapat lebih merata. Dengan dukungan semua pihak, kami harap penyelenggaraan angkutan Lebaran tahun ini dapat berlangsung selamat, aman, serta nyaman,” pungkas Menhub Dudy.

Bagikan Disalin

IKLAN

IKLAN

IKLAN

Trending Harian

INSTAGRAM

4 days ago
3 weeks ago
3 weeks ago
2 months ago
2 months ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!