Saat olahraga, wanita disarangkan memakai bra karena aktivitas fisik tanpa penopang yang kuat bisa bikin ligamen payudara stres dan meningkatkan risiko payudara mengendur lebih cepat/Foto: PixabayIndoragamnewscom-Bagi kaum hawa, pertanyaan “perlu nggak sih pakai bra hari ini?” sering banget muncul di kepala. Kadang bra bikin kita merasa lebih pede dan seksi karena bentuk tubuh jadi lebih tertopang. Tapi di hari lain, kawat yang menusuk atau tali yang terlalu kencang rasanya pengen cepat-cepat kita lepas setelah sampai di rumah.

Lantas, sebenarnya apa sih kata ahli medis soal pakai atau nggak pakai bra? Yuk, kita bedah tuntas!
Mengenal “Sistem Penopang” Alami Tubuh Kita
Sebelum menentukan pilihan, kamu harus tahu kalau payudara punya “suspensi” alami. Menurut dr. Sabrina Ngaserin, dokter bedah payudara dari Mount Elizabeth Novena Hospital, payudara kita ditopang oleh kulit dan ligamen Cooper (serabut pengait ke dinding dada).

Nah, peran bra di sini adalah memberikan bantuan struktural agar ligamen ini nggak bekerja terlalu berat. Senada dengan itu, Lim Geok Hoon dari KK Women’s and Children’s Hospital menyebutkan bahwa bra yang tepat bisa meredakan nyeri dan memperbaiki postur tubuh, terutama buat kamu yang memiliki payudara besar atau sedang menyusui.
Mitos vs Fakta: Benarkah Bra Bikin Kanker?
Masih percaya kalau bra berkawat bisa memicu kanker payudara karena menghambat aliran getah bening? Faktanya: Itu cuma mitos!
Dr. Ngaserin menegaskan bahwa penelitian medis tidak menemukan hubungan antara penggunaan bra (ukuran cup, desain kawat, atau durasi pakai) dengan risiko kanker. Jadi, nggak perlu parno lagi ya!
Bolehkah Tidur Tanpa Bra?
Satu lagi debat klasik: tidur pakai bra atau nggak? Jawabannya: Terserah kenyamananmu! Tidak ada manfaat atau risiko kesehatan yang terbukti secara ilmiah baik saat kamu memakainya atau melepasnya saat tidur. Beberapa orang lebih suka pakai bra tipis saat tidur hanya untuk menghindari gesekan puting dengan kain baju.
Kapan Bra Menjadi “Wajib”?
Jawabannya adalah saat olahraga! Aktivitas fisik tanpa penopang yang kuat bisa bikin ligamen payudara kamu stres dan meningkatkan risiko payudara mengendur lebih cepat (apalagi untuk aktivitas high-impact).
Waspada Bahaya Salah Ukuran Bra
Tahukah kamu kalau 80% perempuan ternyata memakai ukuran bra yang salah? Perubahan berat badan, hormon, dan usia sangat memengaruhi ukuran payudara kamu.
Hati-hati, bra yang nggak pas (terlalu ketat atau longgar) bisa memicu nyeri bahu, punggung, dan dada, iritasi kulit dan ruam merah, sesak napas saat beraktivitas dan postur tubuh yang buruk.
Tips Biar Payudara Tetap Kencang
Seiring bertambahnya usia, elastisitas ligamen Cooper memang akan menurun secara alami. Namun, selain memakai bra yang pas, dr. Ngaserin menyarankan untuk:
1.Berhenti merokok: Rokok merusak kolagen dan elastin kulit.
2.Pakai sunscreen: Paparan sinar matahari berlebih di area dada bisa merusak elastisitas kulit.
3.Professional Fitting: Sesekali, mintalah bantuan spesialis untuk mengukur bra kamu secara profesional.






