Paskah Datangkan Berkah, Pedagang Bunga dan Lilin di TPU Palangka Raya Raup Untung

2 menit membaca
Fazril Maulana
Daerah - 04 Apr 2026

Indoragamnewscom, PALANGKA RAYA-Lonjakan peziarah saat perayaan Paskah membawa berkah bagi pedagang bunga dan lilin di kawasan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kristen Jalan Tjilik Riwut Km 12, Palangka Raya, Jumat (3/4/2026).

Sejak pagi, area pemakaman dipadati umat Kristiani yang datang untuk membersihkan makam, berdoa, dan menabur bunga—aktivitas tahunan yang selalu ramai setiap perayaan Paskah.

Para pedagang musiman pun memanfaatkan momentum ini dengan membuka lapak di sepanjang akses menuju TPU.

Berbagai perlengkapan ziarah seperti bunga segar, bunga hias, lilin, hingga pernak-pernik dijajakan dan diserbu pembeli. Salah satu pedagang, Ida, mengungkapkan bahwa dagangannya selalu laris saat momen Paskah.

Ia menyebut bunga dan lilin menjadi barang paling dicari peziarah. “Bunga, lilin, dan perlengkapan ziarah lainnya banyak dibeli. Setiap Paskah pasti ramai,” ujarnya.

Ida menambahkan, usaha musiman ini sudah lama dijalani dan selalu memberikan keuntungan saat hari besar keagamaan. Harga bunga yang dijual bervariasi, mulai Rp20 ribu hingga Rp100 ribu, tergantung jenis dan ukuran.

Sementara lilin dijual mulai Rp5 ribu hingga Rp60 ribu per batang. Menurutnya, tingginya minat peziarah membuat penjualan meningkat signifikan dibanding hari biasa.

Tradisi ziarah kubur menjelang Paskah telah menjadi bagian dari budaya umat Kristiani di berbagai daerah. Selain sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur, kegiatan ini juga menjadi momen refleksi dan penguatan iman.

Di Palangka Raya sendiri, TPU Kristen Jalan Tjilik Riwut merupakan salah satu lokasi pemakaman tertua dan terbesar di kota tersebut, dengan luas mencapai 5 hektare.

Selain pedagang bunga dan lilin, momen Paskah juga dimanfaatkan oleh pedagang makanan ringan dan minuman yang ikut membuka lapak di sekitar area.

Suasana kebersamaan terlihat ketika keluarga-keluarga berkumpul usai membersihkan makam, sebagian ada yang makan bersama di sekitar lokasi. Hal ini menambah semarak perayaan yang berlangsung khidmat namun penuh kehangatan.

Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Perhubungan juga menerapkan skema buka tutup jalur untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitar TPU.

Posko kesehatan dan keamanan didirikan untuk memberikan pelayanan darurat bagi peziarah yang membutuhkan. Dengan koordinasi yang baik, arus lalu lintas dan aktivitas ziarah berlangsung tertib hingga sore hari.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

5 days ago
5 days ago
7 days ago
1 week ago
1 week ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!