Adegan dalam serial drama ‘Squid Game’ Season 3/Foto: Tudum by NetflixIndoragamnewscom-Industri drama Korea (Drakor) di tahun 2025 tidak kalah bergejolak dibanding dunia K-pop. Dari kembalinya aktor papan atas hingga kontroversi produksi dengan anggaran raksasa, tahun ini memberikan banyak pelajaran bagi para produser dan tontonan emosional bagi para penggemar.

Dunia hiburan Korea Selatan di tahun 2025 menjadi saksi bagaimana selera penonton mulai bergeser. Tidak lagi hanya terpaku pada nama besar aktor, kualitas naskah dan orisinalitas cerita kini menjadi penentu utama sebuah drama akan menjadi hits atau justru tenggelam.
Berikut adalah lima isu paling panas yang mewarnai drakor sepanjang tahun ini:
1. Ironi Anggaran Raksasa “When the Stars Gossip”

Drama fiksi ilmiah When the Stars Gossip yang dibintangi Lee Min-ho dan Gong Hyo-jin menjadi salah satu isu paling dibicarakan.
Meskipun memegang rekor biaya produksi fantastis (mencapai ratusan miliar rupiah), drama ini justru menuai rating rendah dan kritik tajam.
Isunya: Penonton mengkritik plot yang dianggap lambat dan kurangnya chemistry antara kedua pemain utama. Hal ini memicu diskusi besar di industri tentang risiko investasi besar pada genre sci-fi yang belum tentu diterima pasar domestik.
2. Kebangkitan “Taxi Driver 3” dan Kehausan Akan Keadilan
Di tengah gempuran drama romansa, Taxi Driver 3 muncul sebagai primadona dengan rating stabil di angka dua digit. Isu kejahatan digital, penipuan, dan ketidakadilan hukum yang diangkat dalam setiap kasusnya terasa sangat relevan dengan keresahan masyarakat tahun ini.
Isunya: Keberhasilan musim ketiga ini membuktikan bahwa penonton masih sangat menyukai narasi “pahlawan dari rakyat” yang menegakkan keadilan dengan cara-cara yang tidak biasa.
3. Kontroversi Kim Soo-hyun dan Nasib Drama “Knock Off”
Tahun 2025 menjadi masa yang sulit bagi Kim Soo-hyun. Masalah hukum pribadi dan gontok-gontokan di ranah hukum yang belum usai berdampak langsung pada kelangsungan drama terbarunya, Knock Off.
Isunya: Ketidakjelasan jadwal tayang dan pemotongan adegan menciptakan perdebatan mengenai seberapa besar pengaruh kehidupan pribadi aktor terhadap investasi sebuah produksi drama.
4. Puncak Kejayaan IU dan Park Bo-gum dalam “When Life Gives You Tangerines”
Drama ini tidak hanya sukses secara rating, tetapi juga berhasil menyabet gelar Drama Terbaik di ajang Baeksang Arts Awards 2025.
Mengambil latar pedesaan yang hangat di Pulau Jeju, drama ini menjadi penyejuk di tengah tren drama thriller yang gelap.
Isunya: Fenomena “Healing Drama” kembali kuat, di mana penonton dunia mencari tontonan yang memberikan kenyamanan emosional dan nostalgia masa lalu yang tulus.
5. Demam Musim Lanjutan: Dari “Squid Game 3” hingga “Weak Hero 2”
Tahun 2025 ditutup dengan euforia musim ketiga Squid Game yang memperkenalkan karakter-karakter baru yang ikonik. Selain itu, Weak Hero Class 2 di Netflix juga sukses besar dengan mengangkat isu perundungan sekolah yang lebih brutal dan realistis.
Isunya: Isu bullying di sekolah tetap menjadi topik sensitif namun krusial yang terus diangkat oleh sineas Korea untuk meningkatkan kesadaran sosial di kancah global.






