Bek Timnas Indonesia. Rizky Ridho Ramadhani/Foto:Instagram Rizky RidhoIndoragamnews.com, JAKARTA-Bek Timnas Indonesia, Rizky Ridho Ramadhani, menyampaikan pesan menyentuh setelah skuad Garuda gagal melangkah ke Piala Dunia 2026.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya @Rizky Ridho Ramadhani, pemain berusia 23 tahun itu mencurahkan perasaannya atas hasil yang tidak sesuai dengan harapan jutaan pendukung sepak bola Indonesia.
Asa Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 pupus setelah menelan dua kali kekalahn di round 4. Di laga perdana Indonesia takluk dari Arab Saudi dengan skor 2-1. Dan di laga keduanya, Garuda kembali takluk dari Irak dengan skor 1-0.
Dalam unggahan tersebut, Ridho menulis kata-kata penuh makna yang menggambarkan perjuangan panjang timnas selama babak kualifikasi. Ia mengakui perjalanan menuju ajang empat tahunan itu sangat berat dan penuh tantangan.

“Perjalanan yang sangat panjang ini kita harus berhenti, tidak sesuai harapan dan mimpi kita semua,” tulis Rizky Ridho.
Penggawa Persija Jakarta itu menuturkan, perjuangan Timnas hingga ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia bukanlah hal yang mudah. Menurutnya, seluruh pemain telah memberikan segalanya di lapangan demi membawa nama bangsa.
“Sampai di titik ini tidaklah mudah, tetapi kami berusaha memberikan semuanya untuk negeri ini,” lanjutnya.
Ia juga tak lupa menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah memberikan doa serta dukungan selama perjalanan timnas di kualifikasi.
“Terima kasih atas doa dan dukungan yang selalu diberikan kapan pun dan di mana pun,” tulisnya.
Meski gagal membawa Indonesia melangkah lebih jauh, Ridho tetap menunjukkan sikap rendah hati. Ia menyampaikan permohonan maaf kepada para pendukung karena belum yang selalu memberikan doa dan dukungan.
“Mohon maaf semua kami belum bisa mewujudkan mimpi kalian semua,” tutupnya.
Unggahan tersebut langsung dibanjiri komentar dari para penggemar dan rekan setim. Banyak yang memberikan semangat dan apresiasi kepada Rizky Ridho serta seluruh skuad Garuda atas perjuangan mereka di lapangan.






