Denada akhirnya memberikan pernyataan terkait pengakuan anak kandung Ressa Rizky Rossano/Foto: IstimewaIndoragamnewscom, JAKARTA-Penyanyi Denada akhirnya angkat bicara soal kisah hidup yang selama ini tertutup rapat.

Ia mengungkap alasan mengapa dirinya tidak hidup bersama Ressa Rizky Rossano sejak sang anak masih bayi—sebuah pengakuan yang penuh penyesalan dan refleksi diri.
Denada mengakui bahwa Ressa memang tidak dibesarkan olehnya sejak lahir. Saat itu, kondisi mentalnya disebut belum memungkinkan untuk menjalani peran sebagai seorang ibu.
“Ressa tidak hidup bersama saya dari mulai dia masih bayi. Pada waktu itu, kondisi psikis saya memang sedang tidak layak,” ujar Denada dalam keterangannya.

Ia tak menampik bahwa keputusan tersebut menjadi kesalahan besar yang berdampak panjang. Denada pun menyadari, keterlambatannya mengakui Ressa sebagai anak kandung telah meninggalkan luka yang tidak ringan.
Penyesalan itu semakin terasa karena pengakuan sebagai ibu kandung baru disampaikan ketika Ressa telah berusia 24 tahun.
“Saya ingin meminta maaf kepada Ressa karena baru sekarang, setelah sekian lama, saya memberitahukan bahwa saya adalah ibu kandungnya,” lanjutnya.
Pengakuan Denada ini muncul di tengah polemik hukum yang sempat mengemuka. Sebelumnya, ia dilaporkan atas dugaan penelantaran anak oleh Ressa Rizky Rossano, yang secara mengejutkan tampil ke publik dan mengklaim dirinya sebagai anak biologis Denada yang selama ini tidak mendapatkan pengakuan.
Dalam keterangannya, Ressa mengungkapkan bahwa hidup tanpa pengakuan tersebut membuatnya menjalani kehidupan serba terbatas. Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, ia bekerja sebagai penjaga toko kelontong yang beroperasi selama 24 jam dengan penghasilan sekitar Rp1,5 juta per bulan.
Kisah ini pun menyita perhatian publik, bukan hanya soal status hukum dan keluarga, tetapi juga soal dampak panjang dari keputusan masa lalu yang baru terungkap setelah puluhan tahun.






