Tim SAR mencari korban terpeleset di Muara Sungai Sambong, Klidang Lor, Kabupaten Batang/Foto: Humas Pemkab BatangIndoragamnewscom, BATANG – Ketegangan menyelimuti kawasan Muara Sungai Sambong, Klidang Lor, Kabupaten Batang.

Sudah tiga hari lamanya, napas kecemasan menyelimuti keluarga Sugiarto (54), warga Jalan Sundoro Kauman yang hilang bak ditelan bumi usai tergelincir dari pinggiran kapal pada Rabu sore (21/1).
Kini, sebuah operasi besar-besaran digelar.
Tak kurang dari 60 personel gabungan dari Basarnas, BPBD, Polairud, hingga relawan dikerahkan untuk menyisir setiap sudut perairan demi menemukan sang korban.

Detik-Detik Insiden: Terpeleset Saat Pantau Anak Buah
Peristiwa nahas itu terjadi saat Sugiarto sedang menjalankan tugasnya memeriksa kesiapan anak buah kapal (ABK).
Kondisi kapal yang licin menjadi pemicu petaka, korban kehilangan keseimbangan, tergelincir, dan seketika terseret arus deras Muara Sungai Sambong yang mematikan.
Kasat Polairud Polres Batang, Iptu Eko Nugroho, menjelaskan bahwa tim kini telah membagi kekuatan menjadi dua sektor utama untuk memastikan tidak ada jengkal tanah maupun air yang terlewatkan.
“Hari ketiga ini kami melanjutkan pencarian bersama Tim SAR gabungan, tim pertama menyusuri aliran sungai Sambong. Dan tim kedua fokus di darat menyisir sepanjang dermaga Batang hingga Ujungnegoro,” terangnya di lokasi pencarian, Jumat (23/1/2026).
Cuaca Ekstrem dan Ombak Tinggi Jadi Penghalang
Operasi kemanusiaan ini bukan tanpa hambatan. Kepala BPBD Batang, Wawan Nurdiansyah, mengungkapkan bahwa alam sedang tidak bersahabat.
Intensitas hujan yang tinggi serta terjangan ombak besar menjadi tantangan maut bagi para petugas di lapangan.
Meski demikian, jangkauan pencarian kini justru diperluas hingga ke tepian Pantai Ujungnegoro dengan bantuan tiga perahu motor cepat.
“Tim juga akan menyisir tepi pantai, termasuk sela-sela kapal untuk mengecek dan memastikan korban apakah di area tersebut. Termasuk kami akan menyusuri area galangan kapal, sehingga tidak ada tempat yang terlewatkan,” tegas Wawan.
Penyisiran Hingga Sela-Sela Galangan Kapal
Tim SAR tidak mau berspekulasi. Setiap sela kapal yang bersandar hingga area galangan kini diperiksa dengan sangat teliti.
Fokus pencarian di hari ketiga ini menjadi sangat krusial mengingat batas waktu golden time pasca-kejadian.
Hingga berita ini diturunkan, ke-60 personel masih bersiaga dan terus berupaya menembus ombak, berharap ada titik terang dari keberadaan Sugiarto di tengah cuaca Batang yang kian tak menentu.






