Hari ke-12 Operasi SAR, 68 Korban Teridentifikasi

4 menit membaca
Ninding Yulius Permana
Daerah - 05 Feb 2026

Indoragamnewscom, BANDUNG-Operasi pencarian dan evakuasi korban memasuki hari ke-12. Hingga Selasa, 4 Februari 2026, tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian secara terukur dengan prioritas utama keselamatan personel di lapangan.

Kepala Kantor SAR dan Pertolongan Bandung, ADE DIAN PERMANA, S.A.P., M.Si., mengatakan kegiatan operasi tetap berjalan berdasarkan evaluasi dan analisis kondisi lapangan. Fokus pencarian diarahkan ke area-area potensial yang telah ditetapkan dalam rencana operasi.

“Memasuki hari ke-12 (H.12) pelaksanaan operasi, kegiatan pencarian dan evakuasi korban masih terus dilaksanakan secara terukur, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan personel sebagai prioritas utama,” kata Ade Dian.

Menurut dia, kondisi cuaca menjadi salah satu faktor pendukung pelaksanaan operasi hari ini. Cuaca cerah dinilai cukup kondusif untuk menunjang kelancaran pencarian dan evakuasi korban di seluruh lokasi kerja yang telah ditentukan.

“Berdasarkan hasil evaluasi dan analisis lapangan, operasi hari ini difokuskan pada area-area potensial yang telah ditetapkan dalam rencana operasi, guna memastikan seluruh upaya pencarian dilakukan secara maksimal. Dari sisi kondisi lapangan, cuaca hari ini terpantau cerah dan cukup kondusif, sehingga sangat mendukung kelancaran aktivitas pencarian dan evakuasi korban,” ujarnya.

Cuaca yang stabil, lanjut Ade Dian, memungkinkan tim SAR gabungan bekerja lebih optimal di seluruh worksite. Seiring berjalannya operasi, proses identifikasi korban juga terus dilakukan oleh tim Disaster Victim Identification (DVI).

“Terkait perkembangan proses identifikasi korban, berdasarkan rilis resmi DVI per tanggal 4 Februari 2026 pukul 16.30 WIB, dapat kami sampaikan bahwa: Sebanyak 68 korban telah berhasil diidentifikasi dari total 71 bodypack yang telah diperiksa oleh DVI. Sementara itu, 21 bodypack lainnya masih dalam proses identifikasi lanjutan, dan akan terus ditangani sesuai prosedur yang berlaku,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa data korban dan proses identifikasi merupakan informasi yang sensitif. Karena itu, seluruh informasi yang disampaikan kepada publik selalu mengacu pada hasil verifikasi resmi tim DVI.

“Kami memahami bahwa data korban dan proses identifikasi merupakan hal yang sangat sensitif. Oleh karena itu, seluruh informasi yang kami sampaikan senantiasa mengacu pada hasil verifikasi resmi dari tim DVI, agar akurat, bertanggung jawab, dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat,” tuturnya.

Hingga Selasa sore pukul 17.30 WIB, Basarnas bersama tim SAR gabungan mengevakuasi tujuh bodypack. Rinciannya, satu bodypack ditemukan di Worksite A2, empat di Worksite A3, dan dua di Worksite B2. Sementara di Worksite A1 dan Worksite B1 tidak ditemukan korban.

Dengan tambahan tersebut, total temuan bodypack hingga 4 Februari 2026 pukul 17.30 WIB mencapai 92 paket. Dari jumlah itu, 68 korban telah teridentifikasi, sementara 21 bodypack masih dalam proses identifikasi lanjutan oleh DVI.

Ade Dian menyatakan operasi SAR akan tetap dilanjutkan sesuai masa tanggap darurat, dengan evaluasi harian dan penyesuaian rencana operasi secara dinamis mengikuti perkembangan situasi di lapangan.

“Sehubungan dengan hal tersebut, operasi SAR akan tetap dilanjutkan sesuai masa tanggap darurat, dengan evaluasi harian serta penyesuaian rencana operasi secara dinamis, menyesuaikan perkembangan situasi di lapangan,” ujar Ade.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat sejak hari pertama operasi, mulai dari Basarnas, TNI, Polri, kementerian dan lembaga terkait, pemerintah daerah, relawan, hingga unsur pendukung lainnya.

“Pada kesempatan ini, kami juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh unsur Tim SAR Gabungan, yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, kementerian/lembaga terkait, pemerintah daerah, relawan, serta seluruh unsur pendukung lainnya, atas dedikasi, kerja keras, dan soliditas yang terus terjaga hingga hari ke-12 operasi ini,” ujarnya.

Menutup keterangannya, Ade Dian turut mengapresiasi peran media dalam menyampaikan informasi secara berimbang kepada masyarakat serta meminta dukungan doa agar proses pencarian dapat berjalan lancar.

“Tak lupa, kami mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan media atas kerja sama yang baik, penyampaian informasi yang berimbang, serta peran aktif dalam menyampaikan perkembangan operasi SAR kepada masyarakat secara bertanggung jawab. Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar proses pencarian dan evakuasi dapat terus berjalan dengan lancar, serta seluruh korban dapat segera ditemukan dan dipastikan identitasnya,” pungkasnya.

Bagikan Disalin

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

1 week ago
3 weeks ago
4 weeks ago
2 months ago
2 months ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!