Gedung Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH)/Foto: Dok BPJPH Indoragamnewscom, JAKARTA-Anggota Komisi VIII DPR RI Aprozi Alam mendesak Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) mengalihkan fokus. Ia meminta lembaga itu berhenti memprioritaskan citra global, seperti mengurus sertifikasi halal KFC di Amerika Serikat, jika ekosistem halal dalam negeri untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih bermasalah.

Pernyataan tegas itu disampaikan Aprozi dalam Rapat Kerja Komisi VIII DPR dengan Kepala BPJPH, Senin (9/2/2026). Ia menilai ironis jika BPJPH sibuk “unjuk gigi” di luar negeri sementara dapur program unggulan Presiden Prabowo Subianto justru luput dari pengawasan.
โKita enggak perlu show tentang KFC kita harus halalkan, ditantang oleh Presiden Amerika. Tempat kita sendiri (masih bermasalah). Unggulan Bapak Presiden tentang Dapur MBG, saya masih meragukan (kehalalannya),โ tegas Aprozi.
Politisi Partai Golkar ini menyoroti titik lemah yang ia temukan langsung di daerah pemilihannya, Lampung. Menurut pengamatannya, rantai pasok untuk dapur umum MBG, mulai dari juru sembelih hingga dapur pengolahan ama sekali belum memiliki sertifikat halal.

โBelum satupun yang saya temukan di Dapil saya tukang potongnya punya sertifikat halal. Apakah ayam itu betul-betul ayam mati atau ayam mati kemarin? Ini menjadi pertanyaan,โ cecarnya.
Aprozi memperingatkan, ketiadaan sertifikasi di hulu ini bukan cuma persoalan syariat, tetapi juga berisiko pada keamanan pangan yang dapat berujung pada kasus keracunan massal.
Maka, ia mendesak BPJPH untuk segera mewajibkan dan memastikan sertifikasi halal bagi seluruh pemasok program MBG sebelum sibuk mengejar target dan pengakuan internasional.






