Amalan malam Jumat: perbanyak shalawat, baca Al Kahfi, shalat tasbih, dan doa di waktu mustajab. Penghapus dosa dan raja dari segala hari/Ilustrasi: IndoragamnewscomIndoragamnewscom-Hari Jumat adalah rajanya hari—lebih agung dari hari raya kurban dan hari raya fitri. Di dalamnya terdapat waktu mustajab di mana doa tak tertolak, serta menjadi saksi penciptaan Nabi Adam hingga kejadian kiamat. Umat muslim dianjurkan memperbanyak shalawat, membaca Al Kahfi, dan membersihkan diri.

Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya Jumat adalah tuannya hari, serta hari yang paling mulia, paling agung di sisi Allah SWT.” (HR Ibnu Majah, dinilai hasan).
Dalam riwayat Imam Syafi’i dan Imam Ahmad dari Sa’ad bin Ubadah disebutkan lima keistimewaan hari Jumat. Di hari itu Allah menciptakan Nabi Adam, mengeluarkannya dari surga ke bumi, dan wafatnya Nabi Adam.
Juga terdapat satu waktu di mana doa seorang hamba tidak ditolak—selama tidak meminta dosa atau memutus silaturahmi. Hari Kiamat pun terjadi di hari Jumat. Imam Syafi’i dalam Al-Umm menyebut bahwa waktu mustajab itu adalah antara Ashar hingga Maghrib .

Hari Jumat juga menjadi penghapus dosa. Rasulullah bersabda: “Salat lima waktu, Jumat ke Jumat, dan Ramadhan ke Ramadhan adalah penghapus dosa-dosa di antara semua itu, jika dosa-dosa besar dijauhi.” (HR Muslim 233).
Amalan Malam Jumat
Berikut amalan yang dianjurkan pada malam dan hari Jumat, berdasarkan dalil-dalil shahih:
1. Memperbanyak Shalawat Nabi
Rasulullah bersabda: “Perbanyaklah membaca selawat kepadaku pada setiap hari Jumat. Karena selawat umatku akan diperlihatkan padaku pada setiap hari Jumat. Barang siapa yang paling banyak berselawat kepadaku, dialah yang paling dekat denganku pada hari kiamat nanti.” (HR Baihaqi, dinilai hasan lighairihi).
Bentuk shalawat minimal: Allahumma shalli ‘ala Muhammad. Yang lebih utama: shalawat Ibrahimiyah.
2. Membaca Surat Al Kahfi
Dari Abu Sa’id Al Khudri, Rasulullah bersabda: “Barang siapa membaca surat Al Kahfi pada hari Jumat, maka dirinya akan diterangi cahaya di antara dua hari Jumat.” (HR An Nasai, Baihaqi, Al Hakim; dinilai shahih).
“Barang siapa membaca surat Al Kahfi pada malam Jumat, maka terhadap dirinya akan dipancarkan cahaya antara dirinya dan Baitul Atiq (Makkah).” (HR Al Hakim, Al Baihaqi, Ad Darimi; shahih).
Sepuluh ayat terakhir surat Al Kahfi (ayat 101-110) juga menjadi perlindungan dari fitnah Dajjal .
3. Memperbanyak Doa di Waktu Mustajab
Rasulullah bersabda: “Di dalam hari Jumat terdapat satu waktu. Jika seorang muslim berdoa ketika itu, pasti diberikan apa yang diminta.” Lalu beliau mengisyaratkan dengan tangannya tentang sebentarnya waktu tersebut . Ulama berbeda pendapat soal waktu pastinya, namun yang paling kuat adalah antara Ashar hingga Maghrib .
4. Shalat Tasbih
Shalat tasbih dianjurkan terutama pada hari Jumat. Tata caranya: empat rakaat dengan satu salam (atau dua salam), di setiap rakaat membaca 75 kali tasbih (Subhanallah wal hamdulillah wa la ilaha illallah wallahu akbar) dengan rincian: 15 kali setelah membaca Al Fatihah dan surat, 10 kali setiap rukuk, iktidal, sujud pertama, duduk antara dua sujud, sujud kedua, dan duduk sebelum berdiri (untuk rakaat berikutnya). Total tasbih dalam empat rakaat: 300 kali.
5. Membersihkan Tubuh dan Memakai Wangi-wangian
Anjuran mandi Jumat, memotong kuku, mencukur kumis, memakai wewangian, dan bersiwak (membersihkan gigi) dianjurkan pada hari Jumat, dengan pahala yang lebih besar.
6. Bercengkrama dengan Keluarga dan Bersedekah
Malam Jumat menjadi waktu yang baik untuk memperkuat keharmonisan rumah tangga. Sedekah di hari Jumat juga memiliki keutamaan khusus karena hari tersebut adalah hari terbaik di sisi Allah.







Tidak ada komentar