Tim SAR Basarnas Padang cari bocah 6 tahun hanyut di Sungai Batang Lapu, Pasaman Barat. Peristiwa terjadi Minggu sore, korban terseret arus saat bermain/Foto: BASARNAS PadangIndoragamnewscom, PASAMAN BARAT-Tim Rescue Basarnas Padang mengerahkan personel dan peralatan canggih untuk mencari Fahri Rifki Ardian (6), bocah yang dilaporkan hanyut di Sungai Batang Lapu, Jorong Trans Aek Nabirong, Nagari Pematang Panjang, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat, Minggu (15/3/2026) sore.

Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, mengatakan pihaknya menerima informasi awal dari Kabid KL BPBD Pasaman Barat pada Senin pukul 05.11 WIB. “Tak berselang lama, pada pukul 05.30 WIB, tim rescue dari Pos SAR Pasaman langsung kami kerahkan menuju lokasi kejadian (LKP),” ujar Abdul Malik dalam keterangan resminya, Senin, 16 Maret 2026.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa berawal saat korban bersama tiga temannya, Didik (9), Ferdi (8), dan Saib (5), pergi memancing di tepi Sungai Batang Lapu tanpa pengawasan orang dewasa. Usai memancing, mereka bermain lempar pasir di pinggir sungai.
“Saat sedang bermain, korban mencoba menghindari lemparan pasir temannya dengan cara melompat ke arah sungai. Karena korban masih di bawah umur dan diduga tidak mahir berenang, ia langsung terseret arus sungai yang cukup deras,” tambah Abdul Malik.

Sembilan personel Rescue diberangkatkan menuju lokasi yang berjarak sekitar 91 kilometer dari Pos SAR Pasaman dengan estimasi waktu tempuh tiga jam perjalanan darat.
Dalam operasi kali ini, Basarnas Padang mengerahkan berbagai peralatan canggih guna mempercepat pencarian, mulai dari Aqua Eye untuk deteksi bawah air, drone thermal untuk pantauan udara, hingga perahu rafting serta berbagai peralatan medis dan komunikasi pendukung lainnya.
Operasi pencarian melibatkan tim gabungan yang terdiri dari BPBD Pasaman Barat, unsur TNI, Polri, serta warga setempat. Hingga berita ini diturunkan, tim masih melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Batang Lapu. Kondisi cuaca dan medan di lapangan akan terus dipantau guna memastikan keselamatan tim selama operasi berlangsung.




Tidak ada komentar