Bukan Hanya Pantai, Pelabuhan Ratu Punya Geyser Air Panas di Cisolok

3 menit membaca
Evan Permana
News, Wisata - 28 Apr 2026

Indoragamnewscom-Wisata di Pelabuhan Ratu selama ini identik dengan ombak selatan dan pemandangan pantai. Namun, 15 kilometer di barat daya kota, tepatnya di Desa Cisolok, tersembunyi destinasi yang tak kalah menarik: pemandian air panas dengan sumber dari geyser.

Pemandian Cipanas, begitu warga menyebutnya, menawarkan pengalaman berbeda. Air panas yang keluar dari perut bumi ini tidak sekadar menggenang di kolam. Ia menyembur. Warga sekitar menumpuk bebatuan di celah sumber air, sehingga tekanan membuat air melesat ke atas hingga setinggi tiga meter.

Konon, pemandian ini pertama kali ditemukan pada masa kolonial Belanda. Sejak itu, khasiat airnya untuk mengobati rematik dan berbagai penyakit kulit menjadi andalan utama.

Yang membedakan Cisolok dari pemandian air panas lain di Indonesia adalah sumbernya. Kebanyakan pemandian air panas berasal dari mata air. Di sini, air panas keluar dari geyser—celah kerak bumi yang menyemburkan air panas secara periodik.

Pengunjung bisa memilih dua cara menikmati fasilitas ini. Pertama, menceburkan diri langsung ke aliran sungai yang airnya panas, merasakan langsung semburan dari batuan. Kedua, menuju kolam-kolam privat yang disediakan pengelola bagi yang ingin lebih santai.

Satu lagi yang unik: sebelum memasuki area pemandian, pengunjung harus melewati jembatan gantung. Sensasi berayun di atas jurang kecil itu seperti “pemanasan” sebelum akhirnya disambut semburan air panas yang khas.

Meski menyimpan potensi wisata yang besar, promosi mengenai Cisolok masih kalah pamor dibandingkan pantai-pantai di Pelabuhan Ratu. Padahal, kombinasi antara fenomena alam geyser, khasiat kesehatan, serta tantangan jembatan gantung bisa menjadi paket wisata yang komplit.

Akses menuju lokasi tergolong mudah. Dari pusat Pelabuhan Ratu, perjalanan memakan waktu sekitar 30 menit dengan kendaraan roda dua atau roda empat. Jalan aspal mulus telah tersedia hingga pintu masuk kawasan.

Tidak ada biaya masuk yang mahal. Pengunjuk hanya dikenakan retribusi kebersihan yang sangat terjangkau. Warung-warung kecil di sekitar lokasi juga menyediakan makanan ringan dan minuman hangat.

Bagi pencinta fotografi, momen semburan air panas yang membumbung dengan latar belakang pepohonan hijau dan kabut tipis menjadi incaran utama. Waktu terbaik berkunjung adalah pagi hari, saat udara masih sejuk dan semburan air tampak lebih dramatik.

“Banyak orang datang hanya untuk berendam, tapi lupa bahwa fenomena geyser di sini langka. Di Indonesia, tidak banyak tempat seperti ini,” kata salah satu pengelola pemandian.

Hingga tulisan ini diturunkan, belum ada langkah konkret dari pemerintah daerah untuk menjadikan Cisolok sebagai destinasi wisata unggulan.
Sebagian besar promosi masih mengandalkan mulut ke mulut dan media sosial. Namun pengunjung dari Jakarta, Bogor, hingga Bandung mulai berdatangan setiap akhir pekan.

“Ke depan, kami berharap ada perhatian lebih. Bantuan untuk perawatan jembatan gantung dan area parkir sangat dibutuhkan,” ujar seorang warga setempat.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

4 weeks ago
4 weeks ago
1 month ago
1 month ago
1 month ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!