Abu Laits al-Samarqandi dalam Tanbihul Ghafilin ajarkan empat cara menghindari sombong: sadar nikmat Allah hingga khawatir amal ditolak/Ilustrasi: IndoragamnewscomIndoragamnewscom-Manusia tidak layak sombong. Sebab segala fasilitas hidup yang dinikmati seluruhnya berasal dari kebaikan Allah SWT. Jika satu nikmat saja dicabut, hidup pasti tidak normal.

Namun realitanya, masih ada yang sombong karena kehebatan, kekayaan, atau pangkat.
Abu Laits al-Samarqandi dalam kitab Tanbihul Ghafilin mengajarkan empat hal agar sifat sombong tidak muncul. Pertama, menganggap bahwa semua yang terjadi berasal dari Allah SWT. Tanpa anugerah dan taufik dari-Nya, tidak ada yang mungkin terjadi.
Pemahaman ini, menurut Abu Laits, akan membuat manusia sibuk bersyukur. Ia tidak akan punya waktu untuk sombong.

Kedua, melihat betapa besar nikmat yang diberikan Allah. Nikmat itu sangat banyak dan berarti bagi kehidupan manusia. Merenunginya akan memicu syukur yang terus-menerus.
Ketiga, khawatir amalan yang dilakukan tidak diterima Allah. Rasa takut ini akan memunculkan harapan hanya kepada-Nya. Sifat sombong pun tidak akan muncul.
Keempat, menganggap diri sendiri banyak dosa. Jika merasa banyak amal baik, sombong mudah tumbuh. Sebaliknya, jika menganggap amal buruk lebih banyak dari amal baik, sombong tidak akan muncul.






