Armuzna Tuntas, Wamenhaj: Mina Clear, Jemaah Kembali ke Hotel

3 menit membaca
Nandang Permana
Nasional, News - 31 Mei 2026

Indoragamnewscom, JAKARTA-Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, memastikan seluruh rangkaian ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) telah tuntas. Jemaah haji Indonesia yang mengambil opsi Nafar Tsani—keluar dari Mina pada 13 Dzulhijjah—telah kembali ke hotel masing-masing di Mekkah.

“Hari ini adalah keberangkatan jemaah haji yang melakukan Nafar Tsani. Ini merupakan rombongan terakhir, setelah kemarin jemaah Nafar Awal juga telah diberangkatkan,” kata Dahnil di Mina, Sabtu (30/5/2026).

Tepat pukul 15.00 Waktu Arab Saudi (WAS), seluruh tenda maktab jemaah Indonesia dipastikan kosong. Tidak ada jemaah yang tertinggal atau tercecer. Petugas pengawas melakukan sterilisasi perimeter perkemahan sebelum diserahterimakan kembali ke otoritas muasasah lokal.

“Mina sudah clear dari jemaah-jemaah kita. Mereka kembali ke hotel dan bersiap untuk berkegiatan selanjutnya di Tanah Haram,” ujar Dahnil.

Sejumlah Kemajuan, Tiga Catatan Evaluasi

Secara umum, Dahnil menilai fase Armuzna tahun ini berjalan dengan baik. Ia menyebut adanya kemajuan layanan dan perubahan tata kelola yang cukup signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah, fase Armuzna sudah kita lalui dengan baik, dengan beberapa kemajuan dan perubahan-perubahan yang sangat signifikan,” ucapnya.

Namun, Dahnil mengakui masih ada tiga catatan penting yang perlu dibenahi. Pertama, pelayanan di tenda Arafah dan Mina. Kedua, tata kelola mabit (bermalam) di Muzdalifah. Ketiga, implementasi skema murur (melintas) saat di Muzdalifah.

“Catatan-catatan dari berbagai pihak kami terima dengan baik. Terkait pelayanan di tenda Mina, tenda Arafah, juga tata kelola mabit di Muzdalifah maupun murur, tentu menjadi bahan evaluasi bagi kami,” jelasnya.

Atas nama Kementerian Haji dan Umrah, Dahnil menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jemaah jika masih ditemukan kekurangan pelayanan selama fase puncak haji.

“Selama puncak Armuzna tentu ada beberapa catatan, ada beberapa kesalahan, ada beberapa kekhilafan. Semua kekurangan itu menjadi tanggung jawab kami,” tegasnya.

Fase Pemulangan Dimulai, Kloter Perdana Tiba 1 Juni

Setelah Armuzna tuntas, penyelenggaraan haji memasuki fase pemulangan jemaah ke Tanah Air. Dahnil menginstruksikan seluruh petugas tetap memberikan pelayanan maksimal di hotel-hotel jemaah dengan mengedepankan sikap responsif, simpatik, dan empatik.

“Setelah ini kita memasuki fase pemulangan. Kami meminta seluruh petugas untuk tetap bertugas sepenuh hati, penuh dedikasi, tetap responsif di hotel-hotel, serta tetap simpatik dan empatik kepada jemaah,” kata Dahnil.

Berdasarkan jadwal, kelompok terbang (kloter) perdana jemaah haji Indonesia akan tiba di Tanah Air pada Senin, 1 Juni 2026. Kedatangan dilakukan melalui Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, yang telah disiapkan sebagai jalur khusus haji.

Pemulangan jemaah dibagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama (Makkah-Jeddah-Tanah Air) berlangsung 1-15 Juni 2026. Gelombang kedua (Makkah-Madinah-Tanah Air) dimulai 16 Juni hingga 30 Juni 2026. Kloter terakhir dijadwalkan tiba pada 1 Juli 2026.

Dahnil mengimbau Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) serta seluruh jemaah untuk menjaga ketertiban dan kondisi kesehatan selama menunggu jadwal kepulangan.

“Kami mengimbau jemaah untuk tetap tertib. Tidak berlebihan melakukan kegiatan, agar kondisi kesehatan tetap terjaga hingga kembali ke Tanah Air,” tuturnya.

Bagikan Disalin

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

1 week ago
3 weeks ago
4 weeks ago
2 months ago
2 months ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!