Presiden RI, Prabowo Subianto/Foto : Humas DPR RIIndoragamnewscom,JAKARTA-Presiden Prabowo Subianto menegaskan urgensi restrukturisasi Badan Usaha Milik Negara dan optimalisasi aset negara sebagai pilar utama mengakselerasi pertumbuhan ekonomi. Hal ini menjadi sorotan dalam pertemuan dengan
Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara, Rosan Roeslani, di kediaman pribadinya Kertanegara, Jakarta, Minggu (21/6/2026).

Proses konsolidasi dan transformasi BUMN terus berjalan. Dari total sekitar 1.077 entitas BUMN, sebanyak 258 telah berhasil dikonsolidasikan. Pemerintah menargetkan sekitar 300 entitas tambahan dalam waktu dekat.
“Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, memperkuat tata kelola, serta mengurangi beban biaya yang selama ini ditanggung negara,” ujar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan resmi.
Transformasi ini merupakan bagian dari agenda besar Prabowo untuk menjadikan kekayaan bangsa sebagai mesin pertumbuhan ekonomi berkelanjutan . Pemerintah juga mengarahkan fokus pada penguatan sektor-sektor ekonomi baru yang dapat didorong melalui Danantara Indonesia, termasuk sektor pariwisata melalui penyelenggaraan kegiatan olahraga, konser musik, dan industri kreatif.

Sektor-sektor tersebut dinilai memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja, menarik investasi, serta meningkatkan perputaran ekonomi nasional . Langkah strategis ini diharapkan dapat memastikan setiap aset negara memberikan nilai tambah bagi kemakmuran rakyat.






