Aman dari Ombak Ganas Samudera: Wisata Pantai Ujung Genteng Jadi Surga Penyu Hijau

2 menit membaca
Fazril Maulana
Wisata - 12 Feb 2026

Indoragamnewscom-Kawasan wisata Pantai Ujung Genteng di Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, menjadi anomali di deretan pesisir selatan Jawa Barat. Meski berhadapan langsung dengan Samudera Hindia, destinasi ini menawarkan keamanan bagi pengunjung yang ingin berenang tanpa risiko ombak besar yang mematikan.

Lokasinya yang berjarak sekitar 220 kilometer dari Jakarta atau 230 kilometer dari Bandung dapat ditempuh dalam waktu 6 hingga 7 jam perjalanan.
Akses jalan yang memadai dari Kota Sukabumi menjadikan wilayah ini sebagai primadona baru untuk wisata edukasi dan keluarga.

Karakteristik Pantai Ujung Genteng sangat berbeda dengan titik lain seperti Pelabuhan Ratu yang dikenal rawan kecelakaan laut. Gugusan karang laut yang membentang di depan bibir pantai berfungsi sebagai pemecah ombak alami.

Hal ini menyebabkan energi ombak besar dari tengah samudera pecah sebelum mencapai tepian, menyisakan air laut yang tenang dan jernih.

Kondisi tersebut memungkinkan anak-anak berenang dengan aman di area dangkal.

Pengunjung bahkan bisa melihat ekosistem ikan hias berwarna-warni di sela-sela batu karang yang masih terjaga kealamiannya. Kejernihan air dan minimnya risiko terseret arus menjadi keunggulan utama yang tidak dimiliki oleh mayoritas pantai selatan Jawa lainnya.

Selain panorama alam, daya tarik magnetis dari kawasan ini adalah keberadaan penyu hijau (Chelonia mydas) di Pantai Pangumbahan. Spesies ini merupakan satwa laut yang mampu tumbuh hingga panjang lebih dari 1 meter dengan bobot mencapai 200 kilogram.
Melihat proses penyu bertelur secara langsung pada malam hari menjadi agenda langka yang menjadi fokus perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara.

Proses pengamatan satwa ini memerlukan kepatuhan terhadap prosedur konservasi yang ketat agar tidak mengganggu siklus alami penyu. Pengunjung dilarang keras menimbulkan kegaduhan atau menyalakan lampu dalam bentuk apa pun saat penyu mulai mendarat di tepian.

“Penyu bisa enggan bertelur dan kembali lagi ke arah laut jika ada keributan atau cahaya,” demikian aturan yang berlaku di kawasan konservasi tersebut.
Alat penerangan hanya diizinkan saat proses pengeluaran telur sudah dimulai dan di bawah pengawasan petugas lapangan.

Bagi pelancong dari arah Kota Sukabumi, waktu tempuh menuju Ujung Genteng hanya berkisar antara 3 hingga 4 jam menggunakan kendaraan pribadi. Tersedianya beberapa jalur alternatif serta sarana angkutan umum yang memadai memberikan fleksibilitas bagi wisatawan untuk merencanakan kunjungan mereka.

Lingkungan yang masih asri menjamin pengalaman berwisata yang jauh dari hiruk-pikuk industri. Pengelolaan area yang berfokus pada konservasi penyu hijau sekaligus rekreasi aman bagi keluarga menjadikan Ujung Genteng sebagai destinasi yang memiliki keseimbangan antara edukasi lingkungan dan kenyamanan berlibur.

Bagikan Disalin

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

1 week ago
3 weeks ago
4 weeks ago
2 months ago
2 months ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!