TRENDING

Bupati Tanah Datar, Eka Putra Resmi Membuka Kegiatan Satu Ranah Budaya

3 menit membaca
Padilah Rahayu
Daerah - 03 Nov 2025

Indoragamnews.com, TANAH DATAR-Ditandai dengan pukul gendang bersama, Bupati Tanah Datar Eka Putra bersama Ketua DPRD Anton Yondra, Direktur Sejarah dan Pemuseuman Kementerian Kebudayaan RI Agus Mulyana, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat Jefrinal Arifin, Kapolres Tanah Datar, Kasdim 0307 Tanah Datar, dan Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah III Sumatera Barat Nurmatias membuka kegiatan Satu Ranah Budaya (Sabudaya) di Lapangan Cindua Mato, Batusangkar, Sabtu (1/11/2025).

Acara yang digelar BPK Wilayah III Sumatera Barat ini menampilkan pertunjukan seni Minangkabau, pameran budaya, permainan tradisional, tarian, musik kontemporer, silek, musik tradisi, dan bazar UMKM. Gelaran tersebut juga menghadirkan guest star Diva Aurel dan grup musik etnik Minangkabau Talempong dengan konsep modern Jaguank.

Bupati Tanah Datar, Eka Putra, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kepercayaan Kementerian Kebudayaan RI yang menunjuk Tanah Datar menjadi tuan rumah peringatan Hari Kebudayaan Nasional melalui kegiatan Sabudaya.

“Kami atas nama pemerintah daerah merasa bangga dan sampaikan ucapan terima kasih kepada Kementerian Kebudayaan dan jajaran atas terselenggaranya acara ini. Kami berharap acara ini lancar sampai akhir, kami juga minta kepada semua penonton untuk tertib jangan sampai ada yang melanggar hukum ataupun tata krama dan kesopanan, serta mari jaga kebersihan juga kepada pedagang untuk tidak menaikkan harga seenaknya,” ujar Bupati Tanah Datar.

Eka Putra menambahkan, penyelenggaraan Sabudaya di Kota Batusangkar sejalan dengan sejarah daerah tersebut sebagai pusat budaya Minangkabau.

“Batusangkar sebagai Kota Budaya dan Kabupaten Tanah Datar juga dijuluki sebagai Luhak Nan Tuo, karena inilah daerah tertua menurut adat dan budaya Minangkabau. Disinilah lahir falsafah Minangkabau Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah,” tambahnya.

Ia juga menekankan bahwa budaya tidak hanya berbentuk tarian, musik, atau upacara adat, tetapi mencerminkan nilai, karakter, dan cara hidup masyarakat Minangkabau sebagai bagian dari bangsa Indonesia.

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatra Barat (Sumbar), Jefrinal Arifin, menyampaikan dukungan Pemerintah Provinsi terhadap penyelenggaraan Sabudaya yang diinisiasi oleh BPK Wilayah III Sumbar.

“Kegiatan Sabudaya ini tentu akan dapat mendukung dan memajukan Minangkabau Sumatera Barat khususnya dan Indonesia umumnya. Saat ini kegiatan-kegiatan seni dan kebudayaan terus digalakkan di Sumatera Barat terutama Tanah Datar sebagai pusat kebudayaan di Minangkabau ini,” tutur dia.

Sementara itu, Direktur Sejarah dan Pemuseuman Kementerian Kebudayaan, Agus Mulyana, mengatakan kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya melestarikan dan menghidupkan kebudayaan bangsa.

“Kegiatan ini juga dalam rangka memeriahkan hari Kebudayaan Nasional yang ditetapkan setiap tanggal 17 Oktober dan ini juga dimaknai dari Burung Garuda sebagai lambang Negara dimana disitu ada kalimat Bhineka Tunggal Ika. Yang mencerminkan bahwa kebudayaan bangsa Indonesia yang beragam dan kaya,” katanya.

Sebelumnya, Kepala BPK Wilayah III Sumbar Nurmatias mengingatkan pentingnya payung hukum dalam pelestarian budaya, antara lain Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya dan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

Acara turut dihadiri Wakil Gubernur Sumatra Barat Vasko Ruseimy, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Roni Mulyadi Dt. Bungsu, Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly, Ketua GOW Dwinanda Ahmad Fadly, Kadis Parpora Tanah Datar Riswandi, serta undangan lainnya.

 

 

Sumber:Info Publik

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

IKLAN

IKLAN

Trending Harian

INSTAGRAM

2 weeks ago
2 weeks ago
2 weeks ago
2 weeks ago
2 weeks ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!