Tangerang Hawks tundukan Hangtuah Jakarta dengan skor akhir 79-72/Foto: IBLIndoragamnewscom, JAKARTA – GOR Ciracas menjadi saksi bisu runtuhnya dominasi Hangtuah Jakarta di hadapan pendukungnya sendiri, Jumat (23/1) malam. Sempat memimpin jauh dengan margin 19 poin, Hangtuah justru “melempem” dan harus merelakan kemenangan jatuh ke tangan Tangerang Hawks dengan skor akhir 72-79.

Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Hangtuah yang seolah mengulangi mimpi buruk kehilangan keunggulan besar, sementara bagi Hawks, ini adalah pembuktian mental baja.
Petaka Rakeem Christmas: Titik Balik Kehancuran
Laga awalnya tampak akan menjadi milik Hangtuah setelah mereka unggul telak 33-14 di kuarter pertama. Namun, bencana dimulai ketika big man asing mereka, Rakeem Christmas, diusir keluar lapangan (ejected) pada kuarter ketiga akibat akumulasi technical foul dan unsportsmanlike foul.

Kehilangan pilar utama di bawah ring membuat pertahanan Hangtuah bocor total. Hawks langsung menggila dengan rentetan tembakan tiga angka yang mematikan.
Hujan Three Point dan Teror Yesaya Saudale
Memanfaatkan absennya Christmas, Yesaya Saudale memicu kebangkitan Hawks. Penampilan heroiknya di kuarter ketiga, termasuk empat tembakan tiga angka beruntun, membalikkan keadaan menjadi 61-56 untuk keunggulan tim tamu.
Tak hanya Yesaya, performa monster juga ditunjukkan oleh Joao Vitor Franca Dos Santos. Meski akhirnya terkena foul out di kuarter keempat, kontribusinya tak main-main, 22 poin, 15 rebound, 5 assist.
Kebangkitan Jeantal Cylla di Menit Krusial
Sempat meredup dengan hanya mencetak satu poin di babak pertama, Jeantal Cylla menjelma menjadi pahlawan di paruh kedua. Ia mengemas 16 poin tambahan saat Hawks terdesak kehilangan Joao Vitor di kuarter penentu.
Di sisi lain, perjuangan Nicholas Hornsby yang mencetak double-double fantastis (36 poin, 15 rebound) berakhir sia-sia. Hangtuah kembali menunjukkan penyakit lama: gagal menjaga konsistensi saat sudah unggul jauh.






