Eskalasi Kapasitas dan Mitigasi Risiko Angkutan Lebaran di Jalur Rel

2 menit membaca
Ninding Yulius Permana
Nasional - 17 Mar 2026

Indoragamnewscom, JAKARTA-Pemerintah meningkatkan frekuensi perjalanan kereta api sebesar 2,1 persen untuk mengantisipasi lonjakan pergerakan lima juta penumpang selama masa angkutan Lebaran tahun ini.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, menengarai bahwa penambahan menjadi 49.886 perjalanan tersebut merupakan langkah krusial guna menjamin kelancaran arus mudik di titik-titik kepadatan tinggi.

Selain penguatan armada, mitigasi terhadap potensi gangguan cuaca ekstrem menjadi prioritas operasional dengan menyiagakan tim teknis dan material di pelbagai titik rawan sepanjang jalur perkeretaapian.

“Kami melihat langsung kesiapan KAI dalam mendukung pelayanan publik di bidang transportasi selama masa mudik Lebaran tahun ini. Secara umum, KAI siap menjalankan tugas dan akan terus mengawal hingga puncak arus balik nanti,” ujar Agus Harimurti Yudhoyono di Stasiun Pasar Senen, Selasa (17/3/2026).

Fokus peninjauan ini juga mencakup kesiapan infrastruktur multimoda dan aspek keselamatan penumpang sebagai respons atas arahan Presiden Prabowo Subianto terkait aksesibilitas transportasi.

Pemerintah turut mengintervensi keterjangkauan tiket melalui kebijakan stimulus berupa diskon tarif sebesar 30 persen yang menargetkan 1,2 juta penumpang.

Dalam upaya mengurai kepadatan di jalan raya, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghadirkan inovasi “kereta kerakyatan” dengan peningkatan kenyamanan pada kelas ekonomi serta fasilitas angkutan motor gratis.

Transformasi layanan ini didukung penuh oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian untuk memastikan perjalanan tidak hanya andal secara teknis tetapi juga tetap humanis.

Peningkatan volume penumpang di stasiun utama seperti Pasar Senen dan Gambir diprediksi terus merangkak naik hingga mencapai puncaknya pada hari-hari menjelang Idul Fitri, sehingga koordinasi lintas sektor menjadi kunci stabilitas layanan transportasi nasional.

Kunjungan kerja di Stasiun Pasar Senen ini juga diwarnai dengan pelepasan keberangkatan Kereta Api Gaya Baru Malam Selatan rute Jakarta-Surabaya Gubeng.

Sebelumnya, pemerintah telah memproyeksikan adanya pergeseran preferensi moda transportasi masyarakat menuju kereta api akibat efisiensi waktu dan peningkatan kualitas fasilitas di stasiun maupun di dalam gerbong.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!