Sekda Kota Malang, Erik Setyo Santoso hadiri kegiatan Mom’s Education di Aula Lantai 4 Mini Block Office Balai Kota Malang, Jumat (30/1/2026)/Foto: MC Kota Malang.
Indoragamnewscom, MALANG–Menjelang bulan suci Ramadan, peran ibu sebagai “menteri kesehatan” di rumah tangga makin krusial. Memahami hal ini, Pemkot Malang berkolaborasi dengan PT Amerta Indah Otsuka sukses menggelar Mom’s Education di Mini Block Office Balai Kota Malang, Jumat (30/1/2026).

Acara ini bukan sekadar kumpul-kumpul biasa, melainkan misi besar untuk mendongkrak literasi gizi keluarga agar warga Malang makin sehat dan pintar.
Kolaborasi Jadi Solusi di Tengah Efisiensi
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Erik Setyo Santoso, memberikan jempol atas sinergi sektor swasta ini. Menurutnya, kolaborasi adalah kunci utama agar edukasi publik tidak terhenti meskipun anggaran daerah sedang terbatas.

“Di tengah kebijakan efisiensi dan keterbatasan APBD, kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi solusi agar edukasi publik, khususnya di bidang kesehatan, tetap berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Erik.
Erik menekankan bahwa literasi gizi adalah tameng bagi masyarakat agar tidak termakan informasi kesehatan yang keliru (hoax). “Kami berharap masyarakat semakin cerdas menyaring informasi, serta menjadikan momentum Ramadan sebagai titik awal perubahan menuju kualitas kesehatan keluarga yang lebih baik,” tambahnya.
Target Strategis: Komunitas Ibu-Ibu
Mengapa harus ibu-ibu? Kepala Bagian Pemerintahan, Yuyun Nanik Ekowati, menjelaskan bahwa ibu adalah penentu utama pola konsumsi di rumah. Melalui Mom’s Education, Pemkot ingin membangun kedekatan emosional sekaligus membekali para ibu dengan ilmu pengetahuan.
“Edukasi ini sejalan dengan Dasa Bakti Unggulan Kota Malang, yakni Ngalam Sehat dan Ngalam Pinter. Harapannya, pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan secara konsisten sehingga berdampak pada peningkatan kualitas kesehatan keluarga,” jelas Yuyun.
Tips Anti-Lemas Selama Puasa
Dalam kegiatan yang diikuti anggota Tim Penggerak PKK Kota Malang ini, para peserta dibekali dua materi penting:
1.Pola Makan Sehat: Ahli gizi dari Rumah Sakit Hermina Malang memaparkan cara menyusun menu bergizi agar tubuh tetap fit dan terhindar dari penyakit tidak menular selama puasa.
2.Manajemen Hidrasi: Tim Pocari Sweat memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga keseimbangan cairan tubuh (ion) agar ibadah puasa berjalan lancar tanpa dehidrasi.
Dengan literasi yang kuat, diharapkan Ramadan tahun ini menjadi momen bagi warga Malang untuk lebih sehat dan produktif.







Tidak ada komentar