Ini Kata Daniel Farke Setelah Leeds United Lolos Dramatis Lewat Adu Penalti

2 menit membaca
Dede Idrus
News, Olahraga - 16 Feb 2026

Indoragamnewscom-Leeds United berhasil mengamankan tiket ke putaran kelima Piala FA setelah menyingkirkan Birmingham City lewat drama adu penalti. Kemenangan ini membuka peluang bagi klub berjuluk The Whites tersebut untuk mencapai babak perempat final pertama mereka sejak musim 2002-2003.

Bertanding di St Andrew’s, Sabtu (15/2/2026), Leeds United sempat unggul lebih dulu sebelum Birmingham memaksa laga berlanjut ke babak tambahan waktu dan adu penalti melalui gol penyama kedudukan pada menit akhir.

Leeds United tampil kurang maksimal pada babak pertama dan terus ditekan oleh tuan rumah. Keputusan manajer Daniel Farke untuk melakukan rotasi enam pemain hampir menjadi bumerang saat Birmingham berkali-kali mengancam gawang Lucas Perri.

Namun, masuknya kapten reguler Ethan Ampadu pada awal babak kedua mengubah keseimbangan permainan. Hanya empat menit setelah jeda, Lukas Nmecha membawa Leeds unggul melalui penyelesaian klinis memanfaatkan kesalahan lini belakang lawan.

“Tidak diragukan lagi Birmingham adalah tim yang lebih baik di babak pertama. Kami melakukan rotasi pemain lebih banyak dari biasanya dan menempatkan banyak pemain menyerang, jadi jika Anda tidak mendominasi bola, Anda bisa kalah secara fisik. Kami mengubahnya untuk babak kedua dan Ampadu memberi kami lebih banyak kekuatan fisik,” ujar Manajer Leeds United, Daniel Farke.

Birmingham City yang didukung ribuan suporter militan tidak menyerah begitu saja. Setelah terus menggempur pertahanan Leeds, Patrick Roberts sukses mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-89. Skor 1-1 bertahan hingga perpanjangan waktu selesai.
Namun, Patrick Roberts yang menjadi pahlawan di waktu normal justru gagal mengeksekusi penalti setelah bola sepakannya melambung di atas mistar.

Kiper Leeds United, Lucas Perri, tampil sebagai pahlawan dengan menepis tendangan penalti Tommy Doyle.

Sean Longstaff kemudian maju sebagai eksekutor terakhir dan sukses memastikan kemenangan bagi tim tamu. Kegagalan ini memupus harapan Birmingham City yang sebenarnya tampil sangat solid dengan catatan hanya kalah sekali dari 40 laga kandang terakhir mereka.

Meskipun Birmingham memiliki peluang emas melalui Jay Stansfield dan Ibrahim Osman yang membentur tiang gawang, Leeds menunjukkan karakter kuat untuk bertahan dari tekanan. Kemenangan ini sekaligus memperpanjang tren positif Leeds United yang hanya kalah satu kali dalam tujuh pertandingan terakhir di semua kompetisi.

Pertandingan ini juga menjadi momen emosional bagi tuan rumah yang mengenakan seragam khusus replika tahun 1971-1972. Tanpa adanya teknologi VAR dalam babak ini, gol Lukas Nmecha yang sempat dipertanyakan posisi offside-nya tetap disahkan oleh wasit.

Leeds kini bersiap menghadapi tantangan di putaran berikutnya dengan ambisi mengulang sejarah kejayaan mereka di kompetisi tertua di dunia tersebut.

Bagikan Disalin

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

1 week ago
3 weeks ago
4 weeks ago
2 months ago
2 months ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!