Jemaah haji Indonesia/Foto:KemenagIndoragamnewscom, JAKARTA-Proses pemulangan jemaah haji Indonesia memasuki babak baru. Penerbangan perdana jemaah Gelombang II dari Madinah menuju Indonesia resmi dimulai, Selasa (16/6/2026). Total jemaah dan petugas yang telah diterbangkan mencapai 102.433 orang.

Hingga hari ini, sebanyak 261 kelompok terbang (kloter) telah diberangkatkan dari Arab Saudi melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, dengan jumlah 101.391 jemaah dan 1.042 petugas. Sementara itu, 253 kloter telah tiba di tanah air dengan total 99.497 orang.
“Paspor merupakan dokumen utama yang harus dijaga hingga jemaah tiba kembali di Indonesia. Kami mengimbau seluruh jemaah untuk memastikan dokumen perjalanan tersimpan dengan baik dan tidak tertinggal,” kata Juru Bicara Kemenhaj Maria Assegaff, dikutip Selasa (17/6/2026).
Di Madinah, jemaah yang tiba dari Makkah mencapai 60.870 orang dari 157 kloter. Sebanyak 15.802 jemaah haji khusus juga telah kembali ke Indonesia.

Maria menjelaskan bahwa dimulainya penerbangan Gelombang II dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah menjadi tonggak penting dalam fase pemulangan tahun ini.
“Hari ini menjadi penanda dimulainya fase kepulangan jemaah Gelombang II dari Madinah menuju Indonesia. Kami memastikan seluruh jemaah dapat kembali ke tanah air dengan aman, nyaman, dan sehat,” ujar Maria.
Kemenhaj mengimbau jemaah menjaga kondisi kesehatan menjelang keberangkatan dengan cukup beristirahat, mengonsumsi makanan bergizi, memperbanyak minum air putih, dan menghindari aktivitas berlebihan. Jemaah juga diminta tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi maupun kabin karena akan dibagikan di tanah air.
“Kepatuhan terhadap ketentuan ini akan membantu memperlancar proses pemeriksaan keamanan penerbangan, menghindari pembongkaran bagasi, serta mempercepat proses keberangkatan di bandara,” tutupnya.






