Persis Solo Bangkit dari Zona Merah, Milomir Seslija Sebut Laga Terbaik dalam Kariernya

3 menit membaca
Nandang Permana
Olahraga - 14 Mar 2026

Indoragamnewscom, JAKARTA-Kemenangan telak 3-0 atas Bali United di Stadion Manahan, Kamis (12/3/2026) malam, menjadi titik balik bagi Persis Solo. Laskar Sambernyawa untuk pertama kalinya dalam musim ini berhasil keluar dari zona degradasi, menempati peringkat ke-15 dengan koleksi 20 poin.

Pelatih Milomir Seslija tak bisa menyembunyikan rasa puasnya, bahkan menyebut laga ini sebagai yang terbaik selama tiga tahun ia menangani tim.

“Seperti yang saya katakan sebelumnya, ini adalah pertandingan yang sangat sulit karena Bali United adalah tim yang sangat berbahaya. Tapi saya pikir kita di pertandingan ini bermain sangat bagus. Di babak pertama terutama, kami mendominasi, menang dua gol yang indah, dan membuka peluang mencetak gol lagi,” kata Milo dalam konferensi pers usai laga.

Dua gol cepat di babak pertama diciptakan oleh Dejan Tumbas pada menit ke-32 dan Bruno Gomes di menit ke-41. Pada masa injury time babak kedua, Gomes kembali mencetak gol keduanya setelah lolos dari jebakan offside, memastikan kemenangan telak 3-0 bagi tuan rumah. Laga ini juga menjadi spesial karena disaksikan langsung oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo serta owner tim, Kaesang Pangarep, yang mengaku tegang sekaligus lega dengan hasil akhir.

Milo mengakui bahwa strategi bertahan dan serangan balik di babak kedua menjadi kunci keberhasilan timnya. “Ditambah kami memiliki pemain yang bisa menggedor pertahanan mereka dan kami tahu bahwa penyerang saya sangat berbahaya di depan,” ucapnya.

Kemenangan ini tidak hanya membawa dampak psikologis, tetapi juga secara signifikan mengubah posisi Persis di klasemen. Dengan raihan 20 poin, tim asal Solo ini naik dari juru kunci ke peringkat 15, meskipun situasi masih jauh dari aman. Madura United dan Semen Padang yang berada di posisi 16 dan 17 juga mengoleksi poin yang sama, sementara PSBS Biak masih tertahan di dasar klasemen dengan 18 poin.

Namun, keberhasilan ini harus dibayar mahal. Kiper utama Persis, Muhammad Riyandi, mengalami cedera serius setelah bertabrakan dengan pemain Bali United, Jens Raven, dan rekan setimnya sendiri pada menit ke-79. Ia harus ditarik keluar lapangan menggunakan ambulans dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Meski kehilangan penjaga gawang andalannya, semangat tim justru membuncah dan berhasil menambah gol ketiga di menit akhir.

Milo menegaskan bahwa performa apik ini adalah bukti bahwa anak asuhnya terus berkembang. “Bagi saya, selama tiga tahun bekerja di sini, sampai sejauh ini, laga ini adalah permainan terbaik dalam hidup saya. Terutama pada babak pertama, kami bisa bermain dominan dan mencetak dua gol indah,” imbuhnya .

Dengan sembilan pertandingan tersisa, pelatih asal Bosnia itu memastikan Laskar Sambernyawa akan terus berjuang. “Menurut saya, sekarang kita berada di posisi yang baik. Kita masih ada sembilan pertandingan lagi. Dan sekarang kita akan berjuang demi masa depan kita,” pungkas Milo.

Bagikan Disalin

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

1 week ago
3 weeks ago
4 weeks ago
2 months ago
2 months ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!