Keluarga Suami Adalah Hama, Angkat Beban Istri yang Tinggal Bersama Mertua

2 menit membaca
Nita Susilawati
Hiburan - 07 Mei 2026

Indoragamnewscom-Film adaptasi dari cerita viral ini akan tayang 21 Mei. Sutradara Anggy Umbara sengaja tidak menghadirkan selingkuh sebagai biang kerok keretakan rumah tangga. Sebaliknya, ia mengangkat konflik yang lebih dekat dan senyap: tekanan dari keluarga besar.

Intan (Raihaanun) dan Damar (Omar Daniel) baru saja menikah. Mereka memulai hidup baru dengan penuh harap. Namun keadaan ekonomi keluarga Damar yang sedang sulit memaksa pasangan ini tinggal bersama orang tua.

Awalnya, itu keputusan sementara. Tapi perlahan, situasi berubah. Intan tidak lagi merasa sebagai menantu. Ia lebih mirip pembantu. Setiap harinya ia mengurus rumah, merawat mertua, menahan beban emosional yang tak pernah diakui siapa pun.

Sementara itu, Damar berada dalam dilema. Sebagai anak tertua, ia harus menafkahi orang tua dan adik-adiknya, di saat yang sama ia ingin membangun masa depan bersama Intan. Dua tanggung jawab ini berbenturan setiap hari, membuatnya terjepit.

Konflik ini tidak meledak dalam satu malam. Ia merayap, diam-diam menggerogoti kebahagiaan rumah tangga.

Anggy Umbara tidak asing dengan isu berat. Film-film sebelumnya seperti Vina: Sebelum 7 Hari dan Siksa Neraka mencatat namanya sebagai sineas yang berani mengangkat realita sosial yang kerap dihindari. Kali ini Ia tidak bicara kekerasan fisik atau kriminalitas, tapi kekerasan psikologis yang terjadi di ruang keluarga.

Ide cerita ini lahir dari karya pendek Aditya Santana yang sempat viral dan ditonton lebih dari 100 juta kali di platform Noice. Popularitas versi pendeknya membuktikan bahwa tema ini menyentuh banyak orang.

Mengapa keluarga bisa menjadi racun dalam pernikahan? Sutradara Anggy Umbara menolak menjadikan perselingkuhan sebagai biang kerok utama. Ia paham, tekanan dari mertua, ekspektasi keluarga yang tidak realistis, hingga batas yang kabur dalam hubungan sering kali lebih membunuh pernikahan secara perlahan daripada kehadiran orang ketiga.

Raihaanun kembali ke layar lebar setelah sekian lama. Ia yang dikenal lewat film Badai Pasti Berlalu (2007) dan sempat vakum karena menikah muda kini mendapat panggilan untuk memerankan perempuan yang terkuras secara emosional. Omar Daniel yang belakangan naik daun berkat serial Ikhlas Paling Serius mendampinginya.

Meriam Bellina hadir sebagai sosok mertua, Fairuz A. Rafiq juga turut bermain serta Sitha Marino dan Jeremie Moeremans ikut memeriahkan barisan pemain.

Bagi pasangan yang tinggal serumah dengan mertua, atau mereka yang sedang mempersiapkan pernikahan, film ini seperti cermin. Cermin yang mungkin memantulkan kenyataan pahit yang selama ini tidak diakui: bahwa dalam pernikahan, cinta saja tidak cukup. Diperlukan batas sehat, komunikasi jujur, dan keberanian untuk memilih kebahagiaan sendiri tanpa mengabaikan tanggung jawab.

 

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

6 hours ago
4 days ago
1 month ago
1 month ago
1 month ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!