Jalur Pemalang-Purbalingga Lumpuh! Menteri PU Gercep Kirim Alat Berat

2 menit membaca
Ninding Yulius Permana
Nasional, News - 29 Jan 2026

Indoragamnewscom, JAKARTA – Gerak cepat (Gercep) dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk memulihkan akses di Kabupaten Pemalang dan Purbalingga, Jawa Tengah. Pasca diterjang banjir bandang dan longsor, perbaikan jalan serta jembatan kini menjadi prioritas utama demi menyambung kembali “urat nadi” ekonomi warga.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa dalam situasi bencana, aksesibilitas tidak boleh terputus lama agar bantuan dan mobilitas warga tetap lancar.

“Konektivitas adalah urat nadi aktivitas sosial dan ekonomi. Dalam kondisi bencana, yang paling utama adalah memastikan akses tetap terbuka agar penanganan darurat, distribusi bantuan, dan mobilitas warga dapat berjalan,” ujar Menteri Dody dalam keterangan resminya, Rabu (28/1/2026).

Sungai Comal Meluap, 13 Jembatan Putus Total!

Hujan ekstrem pada Jumat (23/1/2026) di lereng Gunung Slamet memicu luapan dahsyat Sungai Comal dan Sungai Blambangan. Dampaknya cukup parah, terutama di wilayah Pemalang.

Berdasarkan data terkini, tercatat 25 jembatan terdampak, di mana 13 di antaranya putus total. Angka ini menjadi tantangan besar karena jembatan tersebut merupakan jalur vital bagi logistik dan aktivitas antar-desa.

Jembatan Bailey Jadi Solusi Darurat

Kepala BBPJN Jawa Tengah–DI Yogyakarta, Moch Iqbal Tamher, menjelaskan bahwa pihaknya telah menerjunkan tim khusus beserta alat berat seperti excavator, crane, hingga dump truck ke lokasi bencana.

Untuk mengatasi jembatan yang putus, pemerintah memasang Jembatan Bailey (jembatan rangka baja darurat) bentang 30 meter.

“Jembatan Bailey akan dipasang di beberapa titik agar akses darurat dapat segera difungsikan, sembari kami mendetailkan langkah penanganan lanjutan,” jelas Iqbal.

Purbalingga Tetapkan Status Tanggap Bencana

Tak hanya Pemalang, Kabupaten Purbalingga juga terdampak serius, khususnya di Kecamatan Karangreja dan Mrebet. Pemerintah setempat telah menetapkan status tanggap bencana untuk mempercepat evakuasi dan pembersihan material longsor.

Kementerian PU terus bersiaga dengan menambah armada bulldozer dan alat berat lainnya guna memastikan jalur-jalur utama di Jawa Tengah segera pulih dan dapat dilalui kembali oleh masyarakat.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!