Kemnaker Ajak Pelaku Usaha Tingkatkan Produktivitas Tenaga Kerja Nasional

2 menit membaca
Nandang Permana
Nasional, News - 12 Nov 2025

Indoragamnewscom, JAKARTA-Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengajak dunia usaha dan industri untuk berkolaborasi dalam meningkatkan produktivitas tenaga kerja nasional, baik melalui penguatan ekosistem maupun pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Ajakan itu disampaikan saat memberikan sambutan pada peluncuran Pekan Peningkatan Produktivitas Nasional (P3N) yang digelar secara virtual, Senin (10/11/2025).

“Kami mengundang Bapak/Ibu untuk bersama menyiapkan ekosistem dan SDM-nya. Tahun depan, intervensi peningkatan produktivitas akan diperluas dengan dukungan berbagai sarana seperti podcast produktivitas dan buku saku produktivitas,” ujar Yassierli.

Menurut Menaker, tantangan utama ketenagakerjaan Indonesia saat ini adalah tingkat produktivitas yang masih di bawah rata-rata negara ASEAN. Dari total 153 juta angkatan kerja, sebanyak 39 persen bekerja di sektor formal, 56 persen di sektor informal, dan empat persen masih menganggur.

“Strategi peningkatan produktivitas sektor formal dan informal tentu berbeda. Namun, salah satu pendekatan yang paling efektif adalah melalui skilling, reskilling, dan upskilling,” ujarnya.

Menaker menjelaskan bahwa peningkatan produktivitas dapat dilakukan melalui empat pilar utama: Product, Process, People, dan Policy (4P).

Dengan dukungan 34 Balai Latihan Kerja (BLK) Pusat, 286 BLK daerah, dan lebih dari 4.000 BLK Komunitas, Kemnaker berkomitmen memperkuat intervensi di bidang peningkatan kompetensi, kesadaran, dan pengetahuan tenaga kerja baik secara daring maupun luring.
“Kemnaker terbuka untuk bekerja sama dengan dunia usaha yang telah memiliki best practice dan community of practice agar dapat terkoneksi dengan program pemerintah. Kolaborasi ini menjadi kunci dalam membangun produktivitas nasional menuju Indonesia Emas 2045,” kata Menaker Yassierli.

Ia menegaskan, peningkatan produktivitas tidak hanya akan memperkuat daya saing industri, tetapi juga menjadi bagian penting dari upaya menyejahterakan tenaga kerja dan menciptakan ekonomi yang inklusif.
“Kita yakin Indonesia Emas dapat dicapai. Dengan kolaborasi, kita bisa bersama-sama membangun industri Indonesia dan meningkatkan produktivitas nasional,” ujarnya optimistis.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Agung Nur Rohmad, menambahkan bahwa P3N 2025 merupakan inisiatif tahunan Kemnaker yang bertujuan untuk memperkuat budaya produktif di seluruh sektor, baik pemerintahan maupun swasta.

“Melalui P3N, peserta dibekali pengetahuan, keterampilan, dan inovasi terkini dalam dunia kerja. Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperluas jejaring profesional serta memperdalam wawasan tentang strategi dan teknik produktivitas terbaru,” ujar Agung.

Program ini diharapkan dapat menjadi gerakan nasional untuk menumbuhkan kesadaran produktivitas, mempercepat transformasi SDM unggul, dan memperkuat daya saing Indonesia di tingkat global.

Bagikan Disalin

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

1 week ago
3 weeks ago
4 weeks ago
2 months ago
2 months ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!