Kabid Binpres PP PBSI, Eng Hian/Foto: Humas PBSIIndoragamnewscom-Dua kemenangan sudah dikantongi. Tapi itu belum cukup. Tim Thomas Indonesia masih harus berjuang di laga pamungkas Grup D melawan Prancis, Selasa (28/4/2026) , untuk memastikan langkah ke perempat final. Jika kalah dengan selisih tertentu, mimpi mempertahankan tradisi lolos sejak 1958 bisa sirna.

Saat ini, Indonesia duduk di puncak klasemen. Kemenangan telak 5-0 atas Aljazair dan drama 3-2 melawan Thailand menjadi modal. Namun, kejutan dari Thailand yang sebelumnya membantai Prancis 4-1 membuat grup ini neraka.
Kabid Binpres PP PBSI, Eng Hian, sudah mewanti-wanti para pelatih. Ia menekankan bahwa yang diturunkan bukan sekadar pemain terbaik, tetapi yang paling siap secara fisik dan mental.
“Sejauh ini, saya melihat anak-anak sudah memperlihatkan permainan dan perjuangan terbaik mereka, terlepas dari hasilnya, ada yang menang dan ada yang kalah,” ujar Eng Hian.

Kondisi tim putri tak kalah mencekam. Tim Uber Indonesia yang merupakan unggulan ketujuh juga terancam di grup yang sama kuat. Mereka berbagi poin dengan Taiwan (unggulan keempat) setelah sama-sama menang atas Australia (5-0) dan Kanada (3-2).
Pertemuan melawan Taiwan siang ini otomatis menjadi final kecil. Siapa pun yang menang akan keluar sebagai juara Grup C . Status ini vital karena menyangkut lawan di babak perempat final.
“Saya berharap anak-anak bisa terus bermain dengan tenang, percaya diri, dan tidak terbebani,” pesan Eng Hian.
Mengenai skenario kelolosan tim putra sempat menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar. Ada dua skenario yang bisa membuat Fajar Alfian dan kawan-kawan aman:
Menang atas Prancis: Ini jalur termudah. Indonesia keluar sebagai juara Grup D.
Kalah tipis 2-3: Ini hanya aman jika Thailand berhasil mengalahkan Aljazair, sehingga Indonesia lolos sebagai runner-up.
Yang perlu diwaspadai adalah skenario terburuk. Jika Indonesia kalah 1-4 atau 0-5, apalagi mengingat Prancis punya motivasi tinggi setelah sempat dihajar Thailand, tim Merah Putih otomatis tersingkir. Eng Hian berharap para atlet bermain lepas.
“Saya yakin jika mereka bermain lepas dan menikmati setiap momen di lapangan, hasilnya akan mengikuti dengan sendirinya. Yang paling penting, bawa pulang kebanggaan untuk seluruh rakyat Indonesia,” kata Eng Hian.
Pengundian babak perempat final Piala Uber akan digelar pada 29 April, sementara Piala Thomas pada 30 April.




Tidak ada komentar