Terbongkar Modus Pengecer Akali Distribusi Gas Melon Usai Sidak Digelar

2 menit membaca
Fazril Maulana
Daerah - 03 Mar 2026

Indoragamnewscom, GORONTALO– Praktik curang penjualan LPG 3 kilogram di Kabupaten Gorontalo akhirnya terbongkar setelah pemerintah kelurahan menemukan indikasi penimbunan gas bersubsidi yang dijual jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Pengecer nakal itu membanderol tabung melon hingga Rp40 ribu per biji.

Pemerintah Kelurahan Kayubulan, Kecamatan Limboto, menggelar inspeksi mendadak di Pasar Tradisional Kayubulan. Sidak dilakukan menyusul keluhan warga yang kesulitan mendapatkan gas bersubsidi dalam beberapa pekan terakhir. Tim yang terdiri atas lurah, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa menyisir lokasi penjualan yang diduga menjadi sumber masalah.

Lurah Kayubulan, Tasril Ilimullah, mengungkapkan bahwa pihaknya menargetkan satu pengecer yang dilaporkan warga kerap menjual LPG di atas HET. “Kami mendapatkan informasi bahwa ada oknum yang menjual LPG 3 kilogram seharga Rp35 ribu sampai Rp40 ribu per tabung. Gas tersebut dibeli dari para pengemudi bentor,” ujarnya dikutip Selasa (3/3/2026).

Meski demikian, saat petugas tiba di lokasi, tabung LPG bersubsidi tidak ditemukan di toko milik pengecer tersebut. Petugas menduga informasi mengenai sidak telah bocor sehingga pelaku sempat mengamankan barang bukti. Kelurahan pun mengeluarkan peringatan keras agar praktik serupa tidak terulang lantaran melanggar aturan distribusi LPG subsidi dan ketentuan perizinan pengecer.

Setelah memeriksa pengecer, tim melanjutkan pengawasan ke sejumlah pangkalan resmi. Para pemilik pangkalan mengaku telah menyalurkan LPG sesuai ketentuan yang berlaku. Sidak ini merupakan langkah kedua yang dilakukan kelurahan untuk memastikan distribusi gas bersubsidi tetap lancar.

Tasril menegaskan komitmennya meningkatkan pengawasan terhadap seluruh pangkalan dan distributor di wilayahnya. “Kami akan terus mengawasi distribusi LPG agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi, terutama menjelang dan selama bulan Ramadan, serta menjaga stabilitas harga di pasaran,” katanya.

Bagikan Disalin

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

1 week ago
3 weeks ago
4 weeks ago
2 months ago
2 months ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!