Pertamina Naikkan Harga BBM Non-Subsidi per 1 Maret 2026

2 menit membaca
Ninding Yulius Permana
Nasional, News - 02 Mar 2026

Indoragamnewscom, JAKARTA-PT Pertamina (Persero) resmi melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak umum di seluruh Indonesia yang berlaku mulai 1 Maret 2026 guna mengimplementasikan ketentuan pemerintah terkait formula harga dasar BBM.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan bahwa penyesuaian harga tersebut mengacu pada formula yang ditetapkan pemerintah dengan mengikuti tren harga rata-rata publikasi minyak dunia seperti Argus atau Mean of Platts Singapore serta mempertimbangkan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

“Penyesuaian harga BBM Non-Subsidi dilakukan secara berkala dan tetap menjadikan harga Pertamax dan Dex Series sebagai yang paling kompetitif,” ujar Roberth dalam keterangan resmi yang dikutip Senin (2/3/2026).

Dalam pengumumannya, Pertamina menyatakan bahwa perubahan harga tersebut merujuk pada Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai perubahan atas Kepmen Nomor 62 K/12/MEM/2020 tentang formula harga dasar dalam perhitungan harga jual eceran BBM umum jenis bensin dan solar yang disalurkan melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum.

“PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) umum dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai perubahan atas Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar dalam Perhitungan Harga Jual Eceran jenis BBM umum,” tulis Pertamina.

Berdasarkan daftar harga terbaru, sejumlah BBM nonsubsidi mengalami kenaikan. Pertamax Green (RON 95) naik menjadi Rp12.900 per liter dari sebelumnya Rp12.350 per liter. Pertamax Turbo (RON 98) naik menjadi Rp13.100 per liter dari sebelumnya Rp12.700 per liter.

Dexlite mengalami kenaikan menjadi Rp14.200 per liter dari sebelumnya Rp13.500 per liter, sementara Pertamina Dex juga naik menjadi Rp14.500 per liter dari sebelumnya Rp13.500 per liter.

Adapun Pertamax (RON 92) tercatat berada di level Rp12.350 per liter. Di sisi lain, BBM subsidi tidak mengalami perubahan harga dengan Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan solar subsidi atau biosolar tetap Rp6.800 per liter.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

IKLAN

IKLAN

INSTAGRAM

2 weeks ago
2 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago
3 weeks ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!