Teja Paku Alam lakukan penyelamatan gemilang saat Persib menekuk Persis Solo dengan skor 2-0 pada laga pekan kesepuluh Super League di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Senin (27/10/2025)/Foto: Media PersibIndoragamnews.com, BANDUNG-Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, memberikan pujian khusus kepada Teja Paku Alam yang tampil gemilang di bawah mistar gawang Persib Bandung.

Kiper yang dikenal Bobotoh sebagai sosok yang kalem itu baru saja tampil gemilang. Dia berulang kali terbang melakukan penyelamatan hingga akhirnya Persib Bandung menang di kandang Bali United dengan skor 0-1.
Menurutnya, kiper asal Padang itu menunjukkan kualitas terbaiknya dan berperan besar menjaga pertahanan Persib tetap kokoh.
Dalam pertandingan terakhir, Teja tampil impresif dengan sejumlah penyelamatan penting.

Penampilan konsistennya pun menjadi sorotan para Bobotoh, yang menilai performa sang kiper lokal lebih meyakinkan dibanding penjaga gawang asing Adam Przybek, yang belum melakoni debut.
“Teja menghadapi beberapa situasi berbahaya, tetapi dia mampu melakukan penyelamatan. Ada satu-dua peluang yang cukup sulit, namun dia sigap dan itu bagus bagi seorang kiper,” ujar Hodak, dikutip Senin (3/11/2025).
Hodak menilai kepercayaan diri Teja kini sudah kembali setelah sempat mengalami pasang surut. Musim ini, mantan pemain Sriwijaya FC itu telah tampil dalam delapan pertandingan BRI Liga 1 dan tiga laga AFC Champions League Two (ACL 2).
“Ketika kiper sudah percaya diri, dia akan sulit dihentikan, sama halnya seperti striker yang sedang on fire,” kata pelatih asal Kroasia tersebut.
Selain Teja, Hodak juga menyoroti peningkatan performa pemain lain seperti Andrew Jung, Uilliam Barros, dan Ramon Tanque. Menurutnya, seluruh pemain menunjukkan perkembangan positif dalam beberapa laga terakhir.
“(Andrew) Jung sudah rutin mencetak gol, (Uilliam) Barros bermain konsisten, dan Ramon (Tanque) juga tampil bagus. Saya yakin dia akan segera mencetak gol, dan jika itu terjadi, akan sangat fantastis,” ucapnya.
Hodak menegaskan bahwa performa solid Teja dan barisan pertahanan Persib menjadi faktor penting dalam menjaga kestabilan tim.
“Teja dan seluruh bek, termasuk tiga stoper yang kami mainkan, tampil baik. Jadi tidak ada masalah,” tutupnya.
Tekad yang Tak Padam untuk Kembali ke Timnas Indonesia
Di usia 31 tahun, semangat Teja Paku Alam untuk kembali mengenakan seragam Timnas Indonesia belum juga surut.
Penjaga gawang Persib Bandung itu masih memendam asa besar untuk sekali lagi berdiri di bawah mistar dengan lambang Garuda di dada.
“Setiap pemain pasti ingin bermain untuk Timnas. Walau usia sudah 31, saya tetap ingin merasakannya lagi,” ujar Teja dengan nada penuh keyakinan, Senin (6/10/2025).
Bagi Teja, membela Timnas bukan sekadar mimpi masa muda.
Ia pernah merasakan atmosfer itu ketika dipanggil masuk skuad Garuda pada ajang Kualifikasi Piala Dunia 2019 zona Asia. Namun, kesempatan untuk tampil belum datang—ia hanya bisa menyaksikan dari bangku cadangan, menunggu momen yang tak kunjung tiba.
Pengalaman itu tidak membuatnya patah semangat. Justru menjadi bahan bakar untuk terus berjuang.
Di Persib, Teja menunjukkan dedikasi tanpa lelah. Latihan keras, fokus menjaga performa, dan disiplin menjadi rutinitas yang ia jalani tanpa keluhan.
“Pastinya terus berusaha. Tidak mudah untuk dapat kepercayaan pelatih, tapi saya tetap latihan dan kerja keras,” katanya tegas.
Kini, meski banyak kiper muda bermunculan, Teja tidak gentar. Ia tahu pengalaman dan kerja keras masih punya tempat dalam sepak bola.
Bagi Teja, selama kaki masih kuat melangkah dan tangan masih sanggup menepis bola, asa untuk kembali membela Merah Putih akan tetap menyala.







Tidak ada komentar