TRENDING

Pesantren Kilat di Rutan Situbondo, Bekal Perubahan bagi 30 Warga Binaan Selama Ramadan

2 menit membaca
Fazril Maulana
Daerah - 14 Mar 2026

Indoragamnewscom, SITUBONDO-Sebanyak 30 warga binaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Situbondo, Jawa Timur, mengikuti program pesantren kilat selama bulan suci Ramadan.
Kegiatan pembinaan keagamaan ini dirancang untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan sekaligus mendorong perubahan perilaku para penghuni rutan.

Para peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk mempelajari berbagai materi keagamaan, mulai dari membaca Al-Qur’an, latihan salat berjamaah, hingga kegiatan tadarus dan khataman Al-Qur’an.

Program ini menjadi bagian dari upaya pembinaan moral melalui pendekatan spiritual yang rutin digelar di lingkungan pemasyarakatan.

Petugas Rutan Situbondo, Hanafi, mengatakan momentum Ramadan dimanfaatkan untuk memberikan pembinaan optimal bagi warga binaan.

“Di momentum bulan Ramadan ini kami berkomitmen memberikan pembinaan yang optimal kepada warga binaan. Program pesantren kilat ini diharapkan menjadi ruang untuk memperdalam ilmu agama sekaligus meningkatkan ketakwaan dan akhlak mereka,” kata Hanafi.

Menurutnya, pembinaan berbasis nilai-nilai keagamaan diharapkan dapat membantu warga binaan memperbaiki diri sehingga tidak mengulangi kesalahan di masa lalu. Pendekatan ini sejalan dengan sistem pemasyarakatan yang menekankan rehabilitasi dan reintegrasi sosial, bukan sekadar hukuman.

Salah satu warga binaan, Iqbal, mengaku bersyukur dapat mengikuti kegiatan tersebut. Ia menilai pesantren kilat menjadi kesempatan untuk memperdalam pengetahuan agama selama menjalani masa pembinaan.

“Alhamdulillah kami bisa belajar mengaji dan membaca Al-Qur’an bersama di sini. Kami juga diajarkan salat berjamaah hingga khataman Al-Qur’an. Semoga kegiatan ini menambah ilmu agama kami,” ungkap Iqbal.

Kegiatan serupa juga digelar di berbagai lembaga pemasyarakatan lain selama Ramadan. Di Rutan Kelas IIB Surade, misalnya, para warga binaan mengikuti salat tarawih berjamaah dan pengajian rutin setiap malam.

Sementara itu, Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti menggelar kultum ba’da salat Dzuhur serta program bebas baca Al-Qur’an. Di Rutan Wonosobo, 23 warga binaan menjalani ujian sebagai syarat kenaikan kelas dalam program pendidikan kesetaraan .

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur, Heni Yuwono, menyatakan bahwa kegiatan keagamaan merupakan bagian dari pembinaan kepribadian yang wajib diikuti seluruh warga binaan, terutama yang beragama Islam selama Ramadan.

Hal ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan yang mengatur hak warga binaan untuk mendapatkan pembinaan kepribadian dan kemandirian.

Melalui program pesantren kilat ini, Rutan Situbondo berharap para warga binaan dapat memperbaiki diri dan memiliki bekal moral yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat.

Di bulan Ramadan yang penuh ampunan ini, kegiatan tersebut menjadi harapan bagi para warga binaan untuk memulai perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.

Bagikan Disalin

IKLAN

IKLAN

IKLAN

Trending Harian

INSTAGRAM

3 days ago
3 weeks ago
3 weeks ago
2 months ago
2 months ago

YOUTUBE

x
x
CLOSE ADS
error: Content is protected !!