Persebaya Surabaya pesta gol ke gawang Arema FC di Derby Jatim yang digelar di Bali. Kapten Francisco Rivera bikin dua gol, skor akhir 0-4./Foto: IndoragamnewscomIndoragamnewscom, BALI–Derby Jawa Timur edisi kali ini tidak berlangsung di Malang atau Surabaya. Digelar di Bali, Persebaya tampil seperti tuan rumah ses sesungguhnya. Mereka membantai Arema FC dengan skor telak 0-4, Senin (28/4/2026).

Kapten Persebaya, Francisco Israel Rivera Dávalos, menjadi bintang lapangan. Gelandang asal Meksiko itu mencetak dua gol, masing-masing pada menit ke-49 dan ke-82. Dua gol lainnya disumbangkan Jefferson (76′) dan M. Tata (86′).
Sejak awal, Persebaya tampil disiplin. Babak pertama berlangsung ketat, namun setelah Rivera membuka keunggulan usai turun minum, pertahanan Arema jebol. Tekanan terus dilancarkan. Empat gol tercipta tanpa balas.
“Saya senang karena kami mendapatkan tiga poin, apalagi ini melawan Arema, ini Derby. Kami tahu Persebaya selalu punya mentalitas lebih saat melawan Arema,” ujar Rivera usai pertandingan.

Pemindahan venue ke Bali sebenarnya menyimpan sejarah sensitif. Namun Rivera memilih tak memusingkan. “Kami tahu tentang situasinya, tapi kami hanya fokus pada pertandingan di Bali,” tambahnya.
Kiper Persebaya, Andhika Ramadhani, ikut bersyukur. Ia mencatatkan clean sheet dan mengaku kemenangan ini milik semua pemain, bukan individu.
“Ini bukan tentang saya atau siapa pun, ini tentang seluruh tim Persebaya. Kami sangat bersyukur. Tiga poin ini untuk Bonek dan Bonita,” kata Andhika.
Ia juga mengapresiasi jalannya pertandingan yang berlangsung kondusif tanpa kericuhan. “Alhamdulillah pertandingan berjalan seru tanpa kericuhan. Kami senang bisa menang dan juga mencatat clean sheet,” ujarnya.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengakui babak pertama berjalan sulit karena cuaca panas. Namun evaluasi di jeda pertandingan membuahkan hasil. Penyesuaian aliran bola membuat timnya leluasa menekan.
“Terima kasih kepada para pemain dan suporter. Di babak kedua kami melakukan evaluasi dan penyesuaian aliran bola, lalu kami bisa mencetak gol. Ini adalah hasil dari latihan dan kerja keras,” ujar Tavares.
Ia menegaskan timnya tidak terpengaruh dengan pemindahan venue. Mentalitas dan sikap pemain menjadi faktor kunci.
Kemenangan telak ini menjadi salah satu hasil paling mencolok Persebaya dalam beberapa tahun terakhir atas Arema. Tambahan tiga poin menjadi modal penting bagi Bajol Ijo untuk melakoni laga berikutnya dalam lanjutan kompetisi.







Tidak ada komentar